Foto: Bono - Mata Independen
Komunitas Muslim Indonesia di Philadelphia dan sekitarnya, merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, pada Selasa 4 Juni 2019. Sholat Ied yang dipandu Ustad Lahmudin dimulai pukul 9.30 waktu setempat atau sekitar pukul 20.30 WIB, dan diikuti tidak kurang dari 500 warga Indonesia dan warga asing lainnya.
Mereka tampak larut dalam kebahagiaan di ‘Hari Kemenangan’ setelah berpuasa selama sebulan melawan godaan dalam Bulan Suci Ramadhan tahun 2019. Lebih-lebih udara hangat di Taman Franklin D Roosevelt, Philadelphia, membuat warga terasa nyaman. Dalam kotbahnya yang singkat dan padat itu, Ustad Lahmudin mengungkapkan bahwa ”Kita semua adalah pemenangnya,” katanya.
”Sebab, kita tidak hanya berpuasa makan dan minum, tetapi juga berpuasa untuk tidak menggunakan lidah kita, agar tidak membicarakan hal-hal buruk,” tutur Lahmudin, asal aceh dan menjadi Profesor Sejarah Islam di University of Missouri.
Selain itu, Lahmudin profesor asal Aceh juga mengingatkan, agar kita mendidik anak-anak dengan tata krama dan sopan santun. ”Semua itu merupakan dampak dari ibadah selama bulan puasa,” tutur Lahmudin yang sering menjadi imam di Masjid Al Falah.
Setelah sholat Ied yang berlangsung sekitar satu jam, warga Muslim saling bersalaman dan bermaaf-maafan sambil menikmati hidangan makanan dan minuman yang disediakan komunitas Muslim Philadelphia.
Tampak hadir warga Malaysia, Pakistan, Rohingya, AS serta warganegara lainnya. Juga sejumlah pengusaha asal Indonesia, di antaranya Betty Tjiu pemilik Sky Cafe dan Kok Jing Kwok pemilik Toko Friendly’s. Beberapa tokoh agama yang hadir seperti Pendeta Lukas Kusuma, Pemimpin Bethany Miracle Center, bersama istri. Juga Pendeta Beny Krisbianto, Lead Pastor Nations Worship Center, bersama istri. Serta beberapa warga dan tokoh masyarakat Kristen lain.
Tentu saja para warga Indonesia dari luar kota Philadelphia, dan mereka yang tinggal di beberapa negara bagian terdekat. Mereka tampak gembira bisa ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H tahun 2019, yang digelar oleh Masjid Al Falah, satu-satunya masjid komunitas Indonesia di Philadelphia, Pennsylvania. (DP/Foto2: Bono – Mata Independen)
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…