Begini Cara Mehdi Yarrahi Membangkang Larangan Pemerintah Iran

Mehdi Yarrahi, seorang penyanyi Iran punya cara untuk melawan larangan Pemerintah Iran atas lagunya berjudul Pareh Sang?

Dalam konsernya yang berlangsung beberapa pekan lalu, produser rekamannya membiarkan lagu itu tampil tanpa biduan. ”Mehdi Yarrahi, penyanyinya turun panggung dan lagu itu pun diperdengarkan di panggung lewat video raksasa lengkap dengan liriknya tanpa sensor, dan membiarkan penonton menyanyikan lagu yang artinya ‘Air Mata Sang’ tersebut,” tulis Negar Mortazavi, wartawan BBC bahasa Persia di akun Twitternya.

 

Unggahan Twitter itu disebar 975 kali dan diberi jempol 2.500 orang lebih. Banyak pula yang mengecam acara itu. ”Di antara sikap opresif, masih ada sinar harapan. Kita semua adalah umat manusia,” tulis akun Fhuntos. ”Bukan Iran yang berniat untuk berperang,” tulis The Wa_Na. ”Romantisme publik bakal sirna, saat Israel menyerang Iran,” lanjutnya.

Sejak akhir 2017, Pemerintah Iran melarang penyanyi Mehdi Yarrahi untuk membawakan lagunya berjudul ‘Pareh Sang’. Maklum, lagu yang artinya “Air Mata Sang” itu sarat dengan kritik terhadap pemerintahan Iran, terutama tak henti-hentinya mengakhiri peperangan dan hidup tenang dan damai.

Ini rekaman lagu aslinya:

”Seluruh kehidupan kami senantiasa terkait dengan peperangan,” kata Mehdi dalam lagunya itu. ”Kenapa kita masih belum juga mempunyai kehidupan? Ayo katakan pada kami, apa yang tercatat dalam sejarah Iran? Dan bagaimana kita hanya hidup sebagai seorang martir?” lanjut Mehdi dalam lagunya.

Bahkan para pengkritiknya menilai kostum yang digunakan Mehdi dalam lagu itu. Kenapa harus mengenakan topi beruang hitam Rusia? Apalagi ia mengenakan kain merah berlambang Nazi di lengannya?

Bagaimanapun, Mehdi Yarrahi berhasil membangun opini dengan caranya sendiri. (DP)

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

1 week ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

3 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

4 weeks ago