Aksi perampokan nekad terjadi di bandara Guarulhos, Sao Paulo, Brasil Kamis pekan lalu. Sejumlah pria bersenjata dilaporkan telah mengambil 750 kilogram emas, yang diperkirakan bernilai sekitar $ 30 juta dolar atau setara Rp 4,2 triliun.
Menurut keterangan saksi mata, para tersangka memasuki bandara Guaraulhos dengan menyamar sebagai petugas polisi. Mereka kemudian mengambil emas yang seharusnya dikirimkan ke New York, AS dan Zurich, Swiss.
Dua pekerja bandara sempat disandera saat perampokan itu berlangsung. Sementara, beberapa laporan menyebutkan, tersangka juga menculik keluarga dari seorang karyawan senior bandara untuk mendapatkan informasi mengenai kargo pengiriman emas itu.
Selain berpakaian seperti petugas polisi, para perampok diketahui mengendarai truk yang direkayasa seperti kendaraan polisi federal Brasil. Setelah itu, petugas bandara yang sedang bertugas didatangi dan dipaksa untuk memindahkan emas yang hendak dibawa dengan kargo pesawat terbang itu ke kendaraan mereka.
Dari hasil pantauan rekaman CCTV, salah satu dari empat pria yang berada dalam kendaraan serupa mobil polisi itu, memiliki senapan laras panjang. Tidak ada yang terluka dalam insiden perampokan itu. (theworldnews.net)
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…
Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…
Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…