Categories: Entertainment

Aktor Jhony Indo Wafat di Usia 72 Tahun

Dunia tanah air kembali berduka, dengan meninggalnya aktor kawak Johanes Hubertus Eijlenboom, alias Jhony Indo alias Umar Billah 26 Januari 2020. “Dia sakit hernia, setelah operasi hernia itu kurang lebih sebulan. Karena anak-anaknya kerja, dia mungkin di rumah mau ambil apa-apa jatuh. Mulai dari situ enggak bisa bangun,” kata Santa, salah satu cucunya.

Judul film yang melambungkan nama Jhony Indo adalah “Badai Jalanan”. Sebelum namanya melejit di dunia perfilman Jhony Indo dikenal sebagai perampok yang disegani. Bahkan aksinya saat merampok toko emas di Cikini sangat melegenda. Dia tertangkap dan harus masuk penjara selama 14 tahun.

Aksi Jhony dalam merampok toko emas itu terjadi di tahun 1970-an, dilakukan siang hari bersama kelompoknya Pachinko, Pasukan China Kota. Aksi paling terkenal Johnny Indo adalah merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979.

Johny Indo berhasil ditangkap di Sukabumi setelah kelompok Pachinko lebih dulu ditangkap. Johny Indo kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke penjara Nusakambangan. Namun baru tiga tahun menjalani hukuman, ia dan gerombolan berjumlah 34 orang berusaha melarikan diri dari Nusa Kambangan, tetapi ditangkap setelah bertahan selama 12 hari.

Ia sempat bermain dalam sejumlah film yang salah satunya mengangkat kisah dirinya dalam film Johny Indo pada tahun 1987. Setelah menjadi mualaf sisa hidupnya diisi dengan berdakwah. Jhony Indo, 72 tahun mengganti namanya menjadi Umar Billah dan menjadi pribadi yang lembut dan santun. (dara.co.id)

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 day ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

3 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago