Kisah Kontroversial Dua Perempuan Filipina Diputar di AS Mulai Pekan Ini

Dua film tentang Filipina akan ditayangkan di AS di musim panas ini. Kedua film itu adalah ‘A Thousand Cuts’ yang bisa dinikmati lewat jalur Netflix. Dan, ‘The Kingmaker’ yang akan diputar di saluran televisi Showtime.

 

Dua film itu sangat menarik untuk dinikmati, karena keduanya bercerita tentang dua wanita yang masing-masing mencatatkan namanya dalam sejarah Filipina. Wanita pertama adalah Maria Ressa dalam film ‘A Thousand Cuts’.

Saat menjadi CEO dan pendiri situs berita Rappler, Maria Ressa dikenal berani menurunkan berita-berita yang mengkritik sejumlah kebijaksanaan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Satu di antara kritiknya yang paling tajam, adalah laporan investigasi pembunuhan ratusan pelaku jaringan narkoba atas perintah Presiden Duterte. Juga disinformasi lewat media sosial yang disiarkan orang nomor satu Filipina itu.

Sejak awal memimpin Filipina 2016, Duterte bahkan membredel stasiun televisi ABC-CBN, karena dinilai terlalu banyak menyiarkan berita buruk tentang Istana Malacanang. Maria Ressa dan satu redakturnya Reynaldo Santos dituntut hukuman antara 6 bulan hingga 6 tahun penjara.

Film kedua yang tak kalah menarik adalah ‘The Kingmaker’. Film ini bercerita tentang mantan ibu negara Imelda Marcos yang membangun dinasti Marcos di Filipina. Salah satu cerita menarik yang belum terungkap misalnya, Presiden Marcos membangun Pulau Binatang di Laut China Selatan tahun 1976. ”Saya terpesona karena Imelda masih bersedia bercerita tentang berbagai hal buruk tentang dirinya. Tentang sepatu dan lain-lain,” tutur Lauren Greenfield, sutradara ‘The Kingmaker’.

Lauren yang mendaftarkan filmnya di ajang penghargaan Emmy Award itu ingin bercerita bahwa ”Cerita The Kingmaker sangat relevan dan mencerminkan pula kebangkitan otoriterisme di Eropa dan Era Trump di AS,” katanya kepada deadline.com (DP)

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 weeks ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 weeks ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

4 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

1 month ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago