Categories: Indonesia

Bagaimana Mungkin Seorang Warga AS Menjadi Bupati di Nusa Tenggara Timur?

Seorang warganegara AS berhasil lolos menjadi bupati di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Warga AS bernama Orient Patriot Riwu Kore, yang diusung Partai PDI Perjuangan berhasil mengalahkan pasangan petahana dalam pemilihan Bupati Sabu Raijua, NTT periode 2021-2025.

Tentu saja, kasus ini mengejutkan panggung politik Indonesia. Saat dikonfirmasi pihak Kedutaan Besar AS di Jakarta membenarkan bahwa Orient P. Riwu Kore adalah warga AS. ”Pihak Kedubes AS mengiyakan yang bersangkutan masih warga AS,” tutur Yugi Tagi Huma, Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua, kepada Kantor berita Antara.

Bawaslu setempat juga telah mengirimkan surat ke pihak imigrasi Kupang, NTT dan Jakarta untuk mencari tahu dugaan ini. Bawaslu juga mengirim surat pemberitahuan ke Komisi Pemilihan Umum, KPU di Jakarta.

Ada kabar KPU setempat telah menyelidiki dugaan kasus ini sejak Januari 2021. Namun belum ada hasilnya sampai kasus ini dikonfirmasi Kedubes AS, Jakarta, setelah Orient P Riwu Kore memenangkan pemilihan Bupati Sabu Raijua, NTT. ”Ini adalah pembohongan publik dan mencederai sistem politik Indonesia,” kata Yugi Tagi Huma, kepada Antara.

Orient Patriot Riwu Kore, kelahiran Nunbaun Sabu, Kupang 7 Oktober 1964 mencalonkan diri sebagai bupati pada Pilkada 2020. Menurut Orient, niatnya mencalonkan diri berawal pada tahun 2003. ”Waktu itu, ayah saya dan kakak saya berkunjung ke AS dan tinggal selama tiga bulan di sana,” tutur Orient dalam video wawancara promosinya di saluran Ie Rai.

Dalam kesempatan itu, ”Bapak saya mengusulkan agar saya kembali ke kampung daripada membangun negara super power AS,” tutur Orient. ”Hal itu belum disanggupi karena anak-anak saya masih kecil,” tutur lelaki subur yang kala itu menjadi supervisor pembuatan video di Weave Communication Texas, AS.

Baru pada tahun 2016 Orient memutuskan untuk berkunjung dan berkeliling ke Kampungnya Nunbaun Sabu. ”Saya melihat banyak pembangunan yang masih mangkrak,” tuturnya. ”Selama 30 tahun ditinggal ke AS, tidak ada perubahan,” sambung Orient yang menikah dengan Trinidad Martinez, warga AS. Setelah setiap tahun blusukan ke tanah kelahirannya dan melihat kondisi di Sabu, ia pun kembali ke tanah air dan mencalonkan diri sebagai bupati tahun 2020 dan berhasil terpilih bersama Ir Thobias Uly Wila Pau dari Partai Demokrat.

 

Saat salah satu pembaca Facebook menanyakan gelarnya, Orient menjawab tegas: ”Untuk gelar PhD atau doktor, tidak usah diragukan. Itu bukan gelar palsu. Saya diwisuda dan mendapat gelar PhD dari North Central University di Minnesota tahun 2018 lalu,” tulis Orient lulusan SMEA Kupang dan menyabet gelar S1 dari Universitas Cendana jurusan FIA-Niaga, Kupang.

Sampai kini belum ada bantahan resmi dari pihak Orient Patriot Riwu Kore. Bila terbukti bukan warga Indonesia, maka Orient bisa dideportasi dari tanah kelahirannya sendiri. Atau sebaliknya, akan diberi status WNI seperti yang diberlakukan terhadap Arcandra Tahar.

Lelaki kelahiran Padang, Sumbar itu diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, ESDM, pada tahun 2016. Padahal Arcandra berstatus sebagai warganegara AS. Setelah menjabat selama 20 hari, Arcandra kemudian diberhentikan menyusul polemik yang muncul waktu itu. Tahun 2019 ia diangkat menjadi wakil menteri ESDM, kemudian menjadi Wakil Komisaris Utama PT Pertamina dan sejak 21 Januari 2020, Arcandra Tahar menjadi Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (DP)

.

View Comments

  • Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

  • Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

  • Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

5 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago