Warga Indonesia di Philadelphia, AS sudah tidak asing lagi dengan nama Lukas Kusuma. Pendeta 49 tahun kelahiran Surabaya itu, sering terlibat berbagai kegiatan sosial. Bahkan setiap Kamis, puluhan warga AS antre panjang di depan Gereja Bethany Miracle yang terletak di jalan Broad Street, Philadelphia. ‘’Kami tidak membedakan agama, bangsa atau warna kulit. Semua harus dibantu,’’ katanya kepada Indonesianlantern.com
Kisah hidupnya yang penuh cobaan dialami sejak ia remaja. Keluarganya tidak harmonis, hingga perjuangannya mendirikan gereja Bethany Miracle Center, bisa disimak dalam wawancara video di atas. ‘’Kami sering berkunjung ke sejumlah pesantren di sana,’’ kata Lukas yang ibunya masih memiliki gereja di Jombang, Jawa Timur.
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
View Comments
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!
**backbiome**
Backbiome is a naturally crafted, research-backed daily supplement formulated to gently relieve back tension and soothe sciatic discomfort.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?