Jullebee Ranara TKW Muslim Filipina Dibunuh Remaja Kuwait Berusia 17 Tahun

Ratusan tenaga kerja wanita Filipina ramai-ramai meninggalkan Kuwait sejak akhir Januari 2023 silam. Gara-garanya mereka takut dengan peristiwa pembunuhan seorang TKW oleh seorang remaja Kuwait berusia 17 tahun. 

Korban bernama ​​Jullebee Ranara ditemukan di sebuah padang gurun di Kuwait akhir Januari lalu. Wanita berusia 35 tahun itu dibunuh anak mantan majikannya yang berusia 17 tahun. Tersangka pelaku telah ditangkap dan ditahan pihak berwajib Kuwait. Ada kabar Jullebee ditemukan tengah mengandung, yang diduga keras, hasil hubungan atau perkosaan oleh remaja Kuwait tersebut. Sertifikat kematian dari Pemerintah Filipina mengungkapkan terdapat sejumlah retak di tengkorak kepala, wajah, dagu dan luka di otaknya. 

Menurut harian Gulf News, sejak akhir Januari lalu, tercatat 114 tenaga kerja Filipina yang meninggalkan Kuwait. Pemerintah Filipina juga membekukan ijin operasional sejumlah perusahaan pengirim tenaga kerja dan ijin keberangkatan tenaga kerja ke Kuwait dan beberapa negara Arab lainnya.

Tercatat 4 kasus pembunuhan TKW dari Filipina yang terjadi sejak tahun 2018. Satu di antaranya kasus tewasnya seorang wanita Filipina usia 29 tahun yang ditemukan jasadnya di lemari es dan baru ditemukan dua tahun kemudian. Ada pula seorang ibu yang menjadi korban perkosaan, kemudian digilas mobil sebelum akhirnya dibakar oleh tersangka pelaku berusia 27 tahun di Kuwait.

Hingga kini parlemen Filipina masih ramai menyoal kasus kematian TKWnya di Kuwait. Sementara jasad Jullebee Ranara telah dimakamnkan menurut agama Islam di tempat kelahirannya. Korban tiba dan mulai bekerja di Kuwait tahun 2022 di Kota Jahra, Kuwait, meninggalkan empat anaknya di tanah airnya.

Cerita penyelundupan manusia atau tenaga kerja Filipina ke Timur Tengah sudah marak sejak beberapa tahun silam di Filipina. Sistem sponsor bernama Kafala, yang mengirim para TKW mendorong sejumlah perusahaan pengirim tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Dengan sistem ini, setiap calon TKW tidak memiliki hak untuk mempersoalkan gaji atau hak pulang ke negerinya, sehingga posisi para calon TKW sulit dan lemah. (DP)

 

.

View Comments

Recent Posts

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

3 days ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

5 days ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

1 week ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

2 weeks ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 weeks ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

4 weeks ago