Photo Credit: Pixabay
Kabar gembira datang dari Kebun Binatang Philadelphia, Pennsylvania. Seekor orangutan betina berumur 31 tahun, Tua, dilaporkan baru saja melahirkan bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya. Ini adalah persalinan Tua yang kedua setelah sebelumnya pada 2009 melahirkan seekor betina yang diberi nama Batu. Pada tahun 2021 Batu dipindahkan ke kebun binatang Woodland Park, Seattle, Washington untuk dipasangkan ke seekor pejantan bernama Godek dan saat ini sedang menunggu kelahiran bayi pertamanya di bulan September yang akan datang.
Kelahiran bayi orangutan merupakan bagian dari program perkembangbiakan Species Survival Plan (SSP) yang digagas oleh Association of Zoos and Aquariums (AZA) untuk memastikan kelangsungan hidup orangutan Sumatra dan memelihara populasi yang beragam secara genetik. Dalam daftar yang dikeluarkan International Union for the Conservation of Nature (IUCN) orangutan Sumatra berstatus sebagai primata yang terancam punah dengan populasi yang tersisa hanya sekitar 14.000 di hutan bagian utara pulau Sumatra.
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…
Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…
View Comments
Elahiran bayi orangutan Free Web Games Sumatra ini menjadi momen istimewa, apalagi Tua sudah kembali menjadi induk setelah 15 tahun. Semoga bayi dan induknya selalu sehat dan tumbuh dengan baik.