Categories: Uncategorized

Penyanyi Deddy Dores Meninggal Dunia

Kabar duka kembali menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi sekaligus pencipta lagu Deddy Dores dikabarkan meninggal dunia Selasa malam sekitar pukul 23.45 WIB di Rumah Sakit Bintaro, Jakarta Selatan.

Kabar tersebut muncul dan menyebar dengan cepat di media sosial dan netizen. Antara lain dari Twitter dengan akun JK Records. “Rest in peace Deddy Dores.. #ripdeddydores #deddydores,” tulis @jkrecord. Demikian pula dengan musikus Indra Lesmana yang menulis hal serupa di akun Twitter miliknya.

“Baru saja mendapat kabar duka.. RIP Deddy Dores,” tulis Indra ‏di @indralesmanabeberapa saat lalu. Sementara itu, akun Facebook resmi God Bless, band yang pernah dinaungi Deddy, juga mengucapkan bela sungkawanya. “Telah meninggal dunia, musisi, pencipta lagu, dan salah satu personil awal dari God Bless, Deddy Dores, pada pukul 23.45 malam tadi di rumah sakit International Bintaro. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jl. Kasuari 11 no.18, Bintaro Jaya sektor 9, dan rencananya akan dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat,” tulis pengelola akun itu.

Sampai berita ini diturunkan, pihak keluarga Deddy Dores belum bisa dihubungi.

Seniman kelahiran Surabaya, 28 November 1950 ini dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu slow rock. Kepopuleran Deddy Dores antara lain didapat ketika merilis album Hilangnya Seorang Gadis. Album yang dirilis pada 1971 itu langsung mengangkat namanya. Di tahun 90-an Deddy mengorbitkan salah satu penyanyi muda paling berbakat yang pernah dimiliki Indonesia, yaitu Nike Ardilla. Tak cuma mengorbitkan, Deddy juga menjadi rekan duet Nike dalam beberapa lagu. Album Seberkas Sinar (1990) dan Bintang Kehidupan (1992) membuat pamor Nike mencapai puncak.

Namun, kematian sang penyanyi membuat langkahnya menjadikan Nike Ardilla kian terkenal terhenti. Semenjak kematian Nike, Deddy Dores mulai jarang muncul di layar kaca.

 

IL

View Comments

  • What stays with me most is how books don’t just reflect culture—they quietly shape the language we use to understand ourselves and each other. It’s easy to treat reading as a private habit, but these shared stories often become the bridge between very different experiences.

Recent Posts

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

10 hours ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

4 days ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

1 week ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

2 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

3 weeks ago