Categories: Uncategorized

Banyak warga Malaysia Dukung Pelaku Penembakan Orlando

DP – Sementara dunia berduka atas penembakan 50 korban Gay di klub Malam Pulse, Orlando, sebagian warga Malaysia mendukung pembantaian itu.

The Malay Mail Online Senin (13/6/2016) memberitakan situs Siakap Keli mengunggah warga Malaysia yang menyalahkan para korban ketimbang Omar Marteen, pembunuhnya di akun Faceboknya. ‘’Langsung x sedih pun. Hari-hari puluhan saudara Islam kami kena bunuh. Kenapa pulak anak bersimpati kepada pendosa-pendosa itu,’’ tulis Juanida Nasrin dalam postingnya di Facebook Siakap.

Sementara, pengguna Facebook bernama Kim Typewriter berkomentar senada. ‘’Semoga ke-53 orang cedera itu  tak sempat diselamatkan. Dan sesiapa yang menepis kenyataan saya ini, anda pun patut dikecam,’’ tulisnya. Kedua komentar itu mendapat 250 jempol likes.

Ada pula yang berkomentar bahwa insiden itu terjadi akibat teori konspirasi bikinan AS. ‘’Ini semua wayang US untuk menjatuhkan islam. Asal ada insiden tembak, mesti yang disuspek (dicurigai) bernama Muslim. Omar Mateen la Fernando atau Ahmad laKassim Rodriguez lah.’’ Tulisnya. ‘’Membaca komen2 di sini, tak heran Barat dan sekutunya terus hidup dibelenggu Islamophobia dan ingin terus-terusan menyalahkan Muslim,’’ tulis Rosman Nizar.

Yang terdengar galak ditulis Nazrul Ideham. Dalam komentarnya, Nazrul menuliskan: ‘’Jadi ini cara Muslim mengancam umat lain? Entah itu Gay kek, Kafir kek, Lesbian kek, Yahudi kek Islam kek, masin tetap nyawa manusia. Kalau kau tunjuk perangai Yahudi yang anggap kaum lain sebagai kaum yang menjijikkan, apa bedanya kau dengan Yahudi?’’

IL

Recent Posts

Ribuan Tenaga AI India Bakal Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

8 hours ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

4 days ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

1 week ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

2 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

3 weeks ago