Semarak Idul Fitri 1437 H, dirasakan warga Muslim Indonesia di Philadelphia pekan ini. Sekitar 300 orang tumpah di Taman Franklin Delano Roosevelt, Philadelphia Selatan, mengikuti sholat Idul Fitri yang digelar Masjid Al Falah, Rabu 6 Juli 2016.
Dipandu khatib Azizul Hakim Mansyur dari Makassar, Sulawesi Selatan, acara sholat Idul Fitri itu berlangsung khusuk. Puluhan warga Muslim Philadelphia, termasuk pengungsi Rohingya dari Myanmar, juga ikut dalam sholat yang dimulai sekitar pukul 9.00 pagi waktu setempat.
Beberapa warga warga asing, seperti dari AS, Timur Tengah, Malaysia serta Pakistan dan Bangladesh juga ikut melantunkan takbir di Hari Kemenangan Umat Muslim itu. Hanya dalam hitungan menit, lokasi sholat yang tak jauh dari Stadion Olahraga Wells Fargo itu, dipenuhi hampir 300 jamaah. ‘’Kita seyogyanya harus ingat beberapa hal yang biasanya membuat manusia terlena. Di antaranya Posisi atau kedudukan, Property atau kekayaan dan Popularity atau popularitas,’’ ujar Khatib Azizul Hakim Mansyur dalam kotbahnya.
Usai sholat, para jemaah menikmati makanan siang yang disumbangkan dari para jamaah Masjid Al Falah. Bahkan banyak di antaranya. makanan hasil sumbangan warga non-Muslim Indonesia yang tinggal di Philadelphia.
Mulai dari bakso, tahu isi, salad, rendang, siomay dan lainnya diserbu para undangan yang datang dari berbagai penjuru Philadelphia. Bahkan beberapa di antaranya, seperti grup Garuda Pennsylvania dari Bucks County, Pennsylvania, ikut hadir dalam acara yang setiap tahun digelar Indonesian Community Great Philadelphia, organisasi non-profit, pendiri Masjid Al Falah Philadelphia.
Beberapa pemimpin non-Muslim juga hadir di acara Perayaan Idul Fitri 1437 H itu. Terlihat Pastor Aldo Siahaan, pemimpin Gereja Franconia Mennonite Conference, lalu ada Pastor Benny Krisbianto, pemimpin pastor di Nations Worship Center, serta warga Kristen lainnya. Hadir pula dua perwira tinggi berpangkat kolonel yang tengah mengikuti pendidikan di US Army War College. Ada pula Haryo Mojopahit, direktur perwakilan Dompet Dhuafa di USA.
Acara lain yang tak kalah serunya, hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Irza Aditya Setiawan, salah seorang staf dan pengurus Masjid Al Falah. Para ibu lainnya diam-diam menarik Irza ke tengah lapangan dan sama-sama menyanyikan lagu ‘’Happy Birthday’’ diikuti seluruh hadirin dan memberi hadiah sebuah kue tart cokelat kepada Irza A. Setyawan.
Seluruh kegiatan hari raya Idul Fitri itu dapat anda saksikan dalam rekaman video karya Rania Bakhri hasil produksi bersama Masjid Al Falah dan Indonesian Lantern. DP
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
View Comments
Thanks for sharing this valuable information.