Categories: Uncategorized

Sepasang maling gondol mobil dan Vodka dari Konsulat Jendral RI di New York

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York kemasukan sepasang maling sekitar pukul 01.00 dinihari Senin. Menurut penuturan Benny JP Siahaan, akting Konsul Jenderal RI, Selasa (23/8/2016), maling lelaki dan perempuan itu masuk melalui bangunan tetangga sebelah. Bangunan tersebut digunakan untuk klinik bersama sejumlah dokter di kawasan Manhattan itu. ‘’Dari situ mereka kemudian masuk lewat pagar pembatas yang memang renggang dan dapat dimasuki dengan mudah,’’ tuturnya.

Pasangan penuchi, yang tampak di tivi sirkuit berdarah Amerika Latin itu, langsung masuk ke ruang bawah tanah gedung KJRI New York. Di ruang bawah tanah itulah mereka mengambil sejumlah barang yang mereka temukan. Di antaranya tablet merek Samsung dan satu peti minuman Vodka.

‘’Minuman itu merupakan stok yang kami beli, untuk hadiah bagi para tukang pos, pengantar surat, pembawa paket, dan petugas jasa lain pada Hari Natal nanti,’’ tutur Benny. ‘’Hal itu sudah menjadi tradisi lama, kami memberi bingkisan Natal. Kalau beli sekarang lebih murah,’’ sambung diplomat yang menjadi akting Konsul Jendral RI di New York.

Dalam rekaman CCTV, kedua pencoleng itu kemudian membongkar sejumlah laci dan menemukan kunci Honda Odyssey. Mereka menekan kunci kontak elektronik tersebut dan menekan tombolnya, sehinga menemukan mobil Honda Odyssey tahun 2008 yang terparkir di depan Gedung KJRI New York. Mereka memasukkan barang-barang curiannya dan kabur mengendarai mobil dinas milik KJRI tersebut.

‘’Nilainya tidak begitu besar. Lagipula mobil itu sudah diasuransikan dan semoga dapat penggantinya,’’ ujar Benny yang enggan menyebut nilai kerugian yang dialami KJRI. Sementara itu, jajaran kepolisian New York, NYPD berjanji akan mengusut kasus pencurian ini hingga tuntas. ‘’Mereka merasa tidak enak karena dianggap lalai karena kecolongan di kawasan elite yang dinilai aman ini,’’ tutur Benny JP Siahaan. ‘’Baru kali ini pencurian terjadi di kawasan diplomatic row atau kawasan diplomat New York ini,’’ katanya menutup pembicaraan.

IL

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago