VICE correspondent Gelareh Kiazand searches Kabul for illicit gambling rings where men bet on quail fights, buzkashi (it’s like polo, but with a headless goat), and dog fights. But first she has to find Dardar, the only figure in Kabul’s gambling world who can get our crew into the betting circle.
In part 2, it’s off to the Ka Faroshi bird market, where rival teams prep their fighting quails for the next morning’s match.
VICE correspondent Gelareh Kiazand meets the men who dedicate their lives to the breeding, training, and gambling involved in dog fighting in Kabul.
Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…
Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…
Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…
Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…
Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…