Categories: Uncategorized

Wartawan kondang Amy Goodman dikirimi Surat Penahanan Polisi North Dakota

Kepolisian North Dakota mengeluarkan perintah penahanan kepada Amy Goodman, pemandu acara televisi Democracy Now!

The Guardian mengabarkan Senin (12/9/2016), surat penahanan itu dikeluarkan, karena Amy Goodman dituduh memasuki kawasan tanpa izin. Amy Goodman pemenang jurnalis broadcast itu dituduh melakukan tindak kriminal saat meliput aksi protes warga Indian yang menolak pembangunan jalur pipa gas di kawasan pemukiman suku Indian. ‘’Surat penahanan itu sama halnya dengan pemberangusan kebebasan pers,’’ kata Amy Goodman dalam pernyataan tertulisnya.

Sejumlah suku Indian menolak pembangunan pipa minyak bernilai $ 3,8 miliar karena ‘’Dinilai mengancam sumber air dan keberadaan ,’’ tutur kepala suku Standing Rock Sioux. Kepolisian setempat mengerahkan puluhan polisi dibantu enam anjing galak yang menggigit para demonstran saat unjuk rasa berlangsung Sabtu, 3 September 2016 silam.

Sejumlah demonstran digigit anjing ganas itu. Bahkan para petugas malah membiarkan anjing-anjing itu menyerang demonstran lain dengan mulut masih berdarah. Kejadian itu direkam Amy Goodman dan disebarkan ke sejumlah besar televisi nasional AS, seperti CBS, NPR dan CNN. ‘’Amy Goodman dianggap melakukan aksi kriminal karena jelas-jelas terlihat masuk ke kawasan terlarang,’’ kata Lindsay Wold, agen khusus biro investigasi kriminal North Dakota.

Departemen Kehakiman, Departemen Dalam Negeri dan Angkatan Bersenjata AS, akhirnya memutuskan untuk menangguhkan izin pembangunan pipa minyak, Jumat pekan lalu. Pemerintah setempat juga berjanji akan berunding dengan suku Indian untuk menjelaskan pembangunan pipa minyak tersebut, agar tidak merusak kawasan

IL

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

22 hours ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

1 week ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 months ago