Usai menghadiri peragaan busana Givenchy di Paris, Kim Kardashian dirampok. Saat berada di sebuah hotel di Paris, Kim ditodong senjata tajam oleh dua orang bersenjata dan mengenakan kostum polisi dan mengambil perhiasannya senilai US$ 11,2 juta (Rp 145,3 miliar). Melansir Dailymail, perampokan yang terjadi pada Senin (1/10) dini hari waktu setempat itu, telah membuat Kim kehilangan kotak perhiasan senilai US$ 6,7 juta (Rp 86,9 miliar) dan sebuah cincin seharga US$ 4,5 juta (Rp 58,3 miliar).
Menurut laporan, sekitar pukul 02.30 waktu setempat, perampok memasuki hotel dan menuju kamar Kim. Setelah berhasil masuk, perampok itu mengancam Kim dengan senjata tajam dan mengikat serta menguncinya di kamar mandi.
Beruntung, Kim dilaporkan tak terluka sedikitpun. “Dia sangat terguncang tapi tidak terluka secara fisik,” ujar seorang sumber yang tak disebutkan namanya kepada Dailymail.
Sejauh ini penyelidikan masih berlangsung. Seorang fotografer yang telah mengikuti Kim Kardashian sejak ia tiba di Paris pun diperiksa. Fotografer ini dilaporkan menyamar sebagai polisi untuk mengikuti Kim dan keluarganya ke restoran sejak awal pekan ini. Kim Kardashian dikabarkan mengalami kerugian hingga Rp 145,3 miliar.
Mendengar kabar buruk itu, Kanye West, suaminya menghentikan konser musiknya di Meadows Festival, Queens, New York. ”Maaf ada keperluan keluarga yang mendesak, saya tidak dapat melanjutkan konser ini,” katanya, dan terbang kembali ke rumahnya di California
Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…
Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…