Categories: Uncategorized

Pencuri data rahasia negara Badan Keamanan Nasional, NSA, berhasil ditangkap

Harold T. Martin ditangkap pihak berwajib karena mencuri dokumen rahasia dari Badan Keamanan Nasional AS. The New York Times mengabarkan Rabu (5/10/2016), petugas FBI yang menggeledah kediaman Harold di Glen Burnie, Maryland menemukan sejumlah dokumen dan informasi digital yang tersimpan dalam peralatan elektronik. Sejumlah materi lain yang disita dari rumah dan mobilnya menggandung informasi sangat rahasia NSA.

Informasi yang dicuri Harold, diduga keras lebih rawan ketimbang materi yang dibocorkan Edward Snowden pada 2013 lalu. Di antaranya, kode komputer yang mampu membobol sistem komputer seperti data tentang Rusia, China, Iran dan Korea Utara.

Belum jelas apa motivasi Harold T. Martin mencuri data rahasia NSA itu. Sebab sejauh ini Harold belum membocorkan atau menjual ke media tertentu, seperti dilakukan Edward Snowden. Belum jelas juga, apakah Harold terlibat dalam pembocoran dokumen yang melibatkan kelompok Shadow Broker. Ataupun Harold juga berperan penting dalam sejumlah kebocoran tentang hasil pemantauan NSA terhadap Jepang, Jerman dan negara lain.

Belakangan ini NSA memang secara agresif merekrut sejumlah ahli komputer dan peretas. Banyak pejabat NSA akhirnya khawatir bahwa para pegawai baru itu bukannya meretas negara asing atau lawan AS, melainkan menggarong data NSA sendiri. ‘’Saya tidak menyebut ini penyakit menular,’’ tutur Bruce Scheneier, penulis keamanan informasi yang melacak kebocoran pasca-Snowden. ‘’Tapi beberapa kebocoran bukan berasal dari Snowden,’’ tutur Bruce Scheneier menambahkan.

IL

Recent Posts

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

13 hours ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

4 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

4 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 month ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago