Categories: Uncategorized

Aradhana, seorang gadis India tewas setelah berpuasa selama 68 hari

Lakshmichand Samdariya dan istrinya, diinterogasi polisi karena membiarkan Aradhana, putrinya berpuasa 68 hari hingga tewas.

Seperti dikutip Deutsche Welle Senin (10/10/2016), kepolisian setempat membenarkan hal itu seraya menjelaskan, ‘’Kami masih memeriksa orang tuanya bukan karena kasus pembunuhan, melainkan kasus bunuh diri,’’ ujar seorang polisi. ‘’Mereka bisa dituduh melanggar akta keadilan untuk remaja,’’ sambungnya.

Ardhana Samdariya yang baru berusia 13 tahun ngotot berpuasa karena ingin menjadi biarawati agama Janinisme. Sekitar 12,5 juta dari 1,2 miliar penduduk India memeluk agama Janinisme yang menerapkan disiplin tinggi dan anti kekerasan.

Aradhana Samdariya (India Today)

Sebetulnya orang tua korban hanya mengizinkan putrinya menjalani puasa selama 28 hari saja. Namun Ardahana menolak dan melanjutkan puasanya, hanya minum air masak, hingga 17 hari lagi. Remaja berusia 13 tahun itu dinyatakan meninggal dunia karena gagal jantung. ‘’Kami sudah meminta agar dia menghentikan puasanya tapi dia tetap melanjutkan puasanya,’’ tutur Lakshmichand Samdariya. Pengusaha perhiasan di Hyderabad tak lupa menegaskan bahwa puasa itu bukan kewajiban dan hanya sunnah.

Sejumlah orang tua dan para ibu di Hyderabad melakukan protes dan menuntut agar Lakshmichand Samdariya dan istrinya dipenjara dengan tuduhan memaksakan keyakinan Janinisme pada putrinya hingga tewas. Bila terbukti bersalah, mereka diancam hukuman 10 tahun penjara. Pengadilan Hyderabad pernah melarang aksi puasa Janinisme tersebut, karena dianggap berbahaya dan , namun Mahkamah Agung menolak larangan itu dengan alasan kebebasan beragama. DP

IL

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

4 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago