Kaum perempuan Jepang diminta agar tidak berdandan atau memoleskan make-up saat berada di atas kereta bawah tanah.
The Telegraph mengabarkan, imbauan itu disampaikan lewat sebuah video yang diproduksi Tokyo Corp. Dalam video itu menayangkan adegan seorang perempuan memoleskan perlengkapan make-upnya di dalam kereta bawah tanah. ‘’Para perempuan di kota-kota terlihat cantik, tapi kadang mereka juga terlihat buruk,’’ katanya. ‘’Kenapa kalian tidak berdandan di rumah sebelum berangkat?’’ tanya seorang penumpang.
Video anti dandan itu menyulut protes para perempuan Jepang. ‘’Apakah mereka juga bikin video tentang kaum pria yang suka gerayangan tangannya?’’ bunyi salah satu protes di Japan Today. Bahkan ada pula yang bertanya, ‘’Apakah tidak ada hal yang lebih serius ketimbang mengurusi wanita berdandan agar lebih cantik,’’ kata mereka.
Bahkan banyak pula yang mengkritik kenapa tidak ada protes terhadap perilaku kaum pria di kereta bawah tanah. Misalnya lelaki yang ngupil, atau membaca majalah porno, berbicara teriak-teriak saat ngobrol di telepon genggam atau mabuk kebanyakan minum.
Sejauh ini memang belum ada video yang cerewet terhadap penumpang pria. Tapi, Jepang menjadi salah satu negara yang meributkan wanita berdandan. Awal tahun ini, riset yang dilakukan Ipsos MORI mendapati 42% wanita Inggris yakin banyak penumpang yang tak keberatan kaum wanita berdandan di depan umum. 41 persen responden lelaki merasa tak tahan melihat wanita berdandan dan 22 persen yang tak peduli.
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…
Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…
Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…
Pada 22 November 2025, di sebuah ruangan di Asian Arts Initiative, Philadelphia, Riyan Pondaga akhirnya…
Sonia Raman mencatat sejarah baru sebagai pelatih kepala pertama keturunan India di liga bola basket…