Sejumlah penasehat kebijaksanaan Donald Trump tengah membicarakan rencana menyusun peraturan yang mewajibkan agar warga Muslim AS didaftar namanya.
The Independent mengabarkan Rabu (16/11/2016), hal itu diungkapkan Kris Kobach, salah satu pejabat Kansas pro-Trump. ‘’Mereka tengah mencari jalan bagaimana menerapkan aturan yang memungkinkan para imigran dari negara Muslim didaftar dalam gudang data,’’ tutur Kris Kobach.
Seorang pejabat tinggi imigrasi garis keras dikabarkan, tim imigrasi Trump tengah menyusun rancangan perintah eksekustif kepresidenan. Sehingga Donald Trump dan Departemen Keamanan Dalam Negeri dapat bergerak di lapangan, tanpa persetujuan parlemen.
Pendaftaran itu, berbentuk formulir yang dilengkapi dengan kolom agama yang harus diisi oleh warga Muslim. Program serupa pernah diterapkan bekas Presiden George W. Bush dan disusun oleh Kris Kobach. Program itu mengharuskan ribuan warga keturunan Arab dan pengunjung warga Muslim dan pemegang Kartu Hijau (kartu penduduk tetap) terdaftar di negara-negara bagian. Namun program itu dibatalkan tahun 2011 setelah diprotes banyak pihak karena yang menjadi sasaran utama adalah negara-negara mayoritas Muslim.
Dalam wawancaranya di program acara televisi CBS ’60 Minutes’ Ahad lalu, Donald Trump mempertimbangkan untuk menunjuk seorang penasehat keamanan menjadi wakil presiden sebuah pusat pemikiran. Badan inilah yang memberikan saran bahwa kaum Muslim telah menyusup ke jajaran pemerintahan AS.
Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…