Categories: Uncategorized

Donald Trump bertemu sejumlah eksekutif Sillicon Valley

Sejumlah eksekutif perusahaan teknologi AS bertemu Donald Trump di Trump Tower, kantornya, Rabu (14/12/2016). Techcrunch.com mengabarkan, mereka yang hadir antara lain Eric Schmidt dan Larry Page dari Google, Tim Cook dari Apple, Satya Nadella and Brad Smith dari Microsoft, juga Jeff Bezos dari Amazon.

Yang tidak tampak dalam pertemuan itu, adalah Jack Dorsey, CEO Twitter. Padahal Donald Trump setiap hari menggunakan Twitter puluhan kali, untuk berkomunikasi dengan pendukungnya. Peter Thiel, penasehat tim transisi Trump, dikabarkan melarang Twitter diundang. ‘’ Dia bilang, itu perusahaan kecil. Pertemuan ini dihadiri perusahaan raksasa,’’ kata Trump.

Dalam pertemuan itu, Donald Trump mengungkapkan kesediaannya untuk membantu para pengusaha Sillicon Valley itu. ‘’Sekarang, setiap orang di sini menyukai saya. Ya, sedikit menyukai saya,’’ kata Trump. Presiden terpilih itu tampaknya mahfum bahwa para pengusaha teknologi itu lebih condong ke Hillary Clinton, dalam pemilu presiden bulan lalu.

Pada kesempatan itu, Trump ingin membicarakan tentang perdagangan bebas, menciptakan lapangan kerja, termasuk juga masalah keamanan dunia maya. ‘’Silakan telepon saya. Hubungi anak buah saya, tak masalah. Di sini tidak ada rangkaian komando. Kami ingin membantu para tamu yang hadir di sini,’ ujarnya. Trump juga berjanji akan membantu mengurangi sejumlah batasan dan masalah.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula putranya, Eric Donald Jr dan Ivanka Trump, juga menantunya Jared Kushner. Tiga anggota keluarga Trump ini dikritik karena acapkali hadir dalam pertemuan ayahnya. Kantor Etika Pemerintahan AS menekankan, Trump seharusnya tidak mengikut sertakan anggota keluarganya untuk mengurangi kepentingan pribadi dan tugas negara. (DP)

IL

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

7 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

1 week ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago