Pemerintah AS diam-diam memberangkatkan ribuan tentara dan peralatan militernya ke Polandia, Latvia, Lithuania, Estonia, Hungaria dan Romania.
Business Insider mengabarkan Selasa (10/1/2017), ribuan tentara dan peralatan militer itu diberangkatkan untuk ambil bagian latihan militer bernama ‘Operation Atlantic Resolve’. Personil yang diberangkatkan itu berasal dari Brigade Lapis Baja ke-3, untuk mengoperasikan 2.700 kendaraan militer dan peralatan. Termasuk tank M1A2 Abram dan peralatan perang lainnya.
Departemen Pertahanan AS, Pentagon menjelaskan, pasukan itu ke Polandia, untuk mempersiapkan diri sebelum dikirim ke negara-negara NATO lainnya. Personil militer AS itu ditugaskan di kawasan itu setiap sembilan bulan, dan diganti dengan personil baru. ‘’Pasukan tersebut diterjunkan untuk menghadapi upaya destabilisasi oleh Rusia di Ukraina,’’ kata Letnan Jenderal Tim Ray, deputi Komandan Komando AS di Eropa.
Seperti diketahui, Rusia melakukan invasi militer ke Ukraina pada 2014 sebelum merebut negara tersebut. Sejak itu, tiga negara Baltik merasa was-was bakal mengalami nasib serupa dengan Ukraina. Masing-masing negara – Estonia, Latvia dan Lithuania – mempersiapkan diri dengan membangun basis-basis militernya dan meningkatkan latihan perang bersama pasukan AS.
Program latihan ‘Operasi Penyelesaian Atlantik’ itu meminta agar personil AS ditambah lebih banyak lagi, dan memperluas latihan militernya dengan negara-negara NATO lainnya. Selain itu, Pentagon juga mempersiapkan cadangan amunisi, bahan bakar dan perlengkapan militer lain, untuk mengantisipasi agresi militer Rusia.
Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin membantah Rusia akan melanjutkan serangan militer ke Baltik. ‘’Tidak realistis dan bodoh,’’ kata Putin seperti dikutip stasiun televisi AS, CBS.
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…