Categories: Politics

Kepolisian RI selidiki pelaku penghinaan bendera merah putih

Polisi bakal menyelidiki munculnya Bendera Merah Putih dengan tulisan Arab, pada saat aksi unjuk rasa sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, termasuk Front Pembela Islam (FPI), di depan Gedung Baharkam Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pelaku pencoretan bendera dapat dijerat hukum sesuai undang-undang.

“Tentu sekarang kita melakukan penyelidikan. Siapa yang membuat, siapa yang mengusung. Penanggung jawab korlapnya akan kita panggil, siapa ini,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/1).

 

Dikatakannya, semua pihak harus sportif, jangan akal-akalan bilang tidak tahu, padahal tahu itu perbuatan siapa.”Kita sportifitas. Jangan sampai nanti, mohon maaf, akal-akalan bilang nggak tahu padahal tahu itu berbohong diri sendiri. Saya mendorong agar maksimal penyelidikan ini,” ungkapnya. Ia menyampaikan, ada undang-undang yang mengatur soal lambang negara atau bendera Merah Putih.

“Kita kembali ke aturan hukum. Negara kita negara hukum. Kita lihat ada aturan undang-undang, cara memperlakukan kepada lambang negara termasuk bendera. Bendera yang sudah rusak ada aturannya tidak boleh dikibarkan, ada ancaman satu tahun.

 

Kemudian bendera Merah Putih tidak boleh diperlakukan tidak baik diantaranya membuat tulisan di bendera dan lainnya. Itu ada undang-undangnya. Mungkin di negara lain tidak dilarang, tapi di negara kita dilarang ada hukumannya satu tahun,” Tito menegaskan. (beritasatu.com)

.

Recent Posts

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

6 days ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

7 days ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

1 week ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

3 weeks ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 weeks ago