Categories: PoliticsUncategorized

Sepuluh Hari Jelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

Sekitar 10 hari lagi, warga Jakarta akan menentukan pemimpinnya untuk periode 2017-2022. Tiga pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih terus meyakinkan warga untuk memilih dirinya.

Di sisa lima hari masa kampanye, masing-masing paslon terus menggeber mesin politik dan menyusuri wilayah Jakarta untuk bertemu langsung dangan pemilih. Mereka juga menggelar kampanye akbar untuk menunjukkan kekuatan sehingga meraih simpati warga Jakarta.

 

Pendukung Ahok-Djarot di Philadelphia (Mingguan SIP Bulletin)

Menurut hasil survei yang dikeluarkan Populi Center pada Senin (6/2/2017), pasangan nomor urut satu, Agus-Sylvi diindikasikan unggul di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Sedangkan paslon nomor urut dua, Ahok-Djarot menguasai Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Dan paslon Anies-Sandi pemilihnya menyebar merata di enam wilayah.

“Untuk kategori wilayah Agus-Sylvi unggul di Jakpus dan Jaktim. Ahok-Djarot kuasai Jaksel, Jakbar dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Anies-Sandi pemilih tersebar merata, dukungan paling sedikit ada di Jakarta Selatan,” ujar peneliti Populi Center, Nona Evita, di Slipi, Jakarta Barat.

Populi Center melakukan survei periode 28 Januari 2017 hingga 2 Februari 2017, periode Februari 2017 (pasca debat kandidat kedua) dengan wawancara tatap muka di enam wilayah di DKI Jakarta kepada 600 responden yang dipilih secara acak bertingkat. Survei memiliki margin of error kurang lebih 4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Poskota.com)

 

Berikut hasil survei penyebaran pemilih secara lengkap;

Agus-Sylvi:
Jakarta Pusat: 25
Jakarta Barat: 17,1%
Jakarta Timur: 23,5%
Jakarta Selatan: 22,3%
Jakarta Utara: 24,4%
Kep. Seribu: 10%

Ahok-Djarot:
Jakarta Pusat: 38,3%
Jakarta Barat: 41,4%
Jakarta Timur: 31,2%
Jakarta Selatan: 52,3%
Jakarta Utara: 37,8%
Kep. Seribu: 40%

Anies-Sandi:
Jakarta Pusat: 35%
Jakarta Barat: 36,4%
Jakarta Timur: 32,4%
Jakarta Selatan: 21,5%
Jakarta Utara: 26,7%
Kep. Seribu: 30%

.

Recent Posts

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 days ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

2 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

3 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

3 weeks ago