Setengah juta warga Romania turun ke jalan-jalan di Ibukota Bucharest, memprotes dekrit yang intinya membebaskan koruptor yang melakukan korupsi kurang dari $ 48.500 atau sekitar Rp 645 juta.
Buzzfeed.com melaporkan Senin (6/2/2017) aksi yang berlangsung sejak pekan lalu itu, makin lama makin membesar dan diikuti oleh 500 ribu orang, dan merebak hingga ke seluruh Romania. Banyak di antara mereka bertahan di Taman Kemenangan di Bucharest, dengan memasang sinar laser yang memancarkan kata-kata ‘Jangan Menyerah’ dan ‘Mundur ke sejumlah bangunan milik pemerintah dan kompleks kantor Perdana Menteri Sorin Grindeanu.
Aksi itu tersulut oleh dekrit atau perintah eksekutif PM Grindeanu yang membebaskan sejumlah koruptor Romania. Bahkan Grindeanu, tanpa persetujuan parlemen, mengeluarkan dekrit yang intinya menghentikan pemeriksaan terhadap kasus-kasus korupsi, membebaskan pejabat korup dari penjara dan menghalangi investigasi yang berlangsung selama ini. ‘’Perubahan itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan konstitusi, dan mengurangi jumlah tahanan di penjara,’’ bunyi pernyataan Partai Sosial Demokratik, PSD pendukung PM Grindeanu.
Di antara koruptor yang bakal bebas adalah Liviu Dragnea, presiden PSD yang tak bisa jadi PM karena ketahuan korupsi sebesar $ 26 ribu. Menurut The Guardian, Pemerintah Romania masih berniat membebaskan 2.500 koruptor yang kini masih ditahan. Sejauh ini ratusan penggarong uang negara telah dibebaskan diam-diam.
Negara berpenduduk hampir 20 juta jiwa itu, dikenal sebagai salah satu negara terkorup di dunia. Pada tahun 2014 hingga 2016 lalu sekitar 2 ribu orang terbukti melakukan korupsi dan menyalah gunakan wewenang. Termasuk di antaranya bekas PM Romania, Adrian Nastase dan lima menterinya, 16 anggota parlemen dan lima senator yang kini tengah diadili.
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…