Categories: Politics

Corat coret swastika dan rasialis bermunculan di New York

Aksi coretan bernada rasialis dan gambar swastika mulai banyak bermunculan di sejumlah kota AS, setelah Donald Trump memenangkan kursi Gedung Putih.

Deutsche Welle mengabarkan Senin (5/2/2017), peristiwa terakhir terjadi di New York. Sejumlah coretan dijumpai di beberapa kereta bawah tanah Kota Metropolitan itu. Sejumlah penumpang kereta bawah tanah bergotong royong membersihkan lambang swastika Neo-Nazi dengan tisu dan cairan pembersih tangan mengandung alkohol.

 

‘’Semua penumpang di dalam kereta terdiam melihat lambang itu, merasa tak nyaman dan tak tahu harus bagaimana,’’ tulis pengguna Facebook bernama Locke. ‘’Salah seorang penumpang bangkit dari tempat duduk dan minta siapapun yang membawa cairan pembersih dan tisu, lalu membersihkan tulisan dan lambang di kaca penutup denah peta kereta bawah tanah,’’ lanjutnya.

Aksi corat-coret itu terjadi, setelah sebuah sinagog Yahudi di Chicago dihancurkan jendela kacanya, dan sebuah stiker bergambar swastika dipasang di pintu depan. Polisi menyiarkan gambar-gambar itu akhir pekan lalu. Seseorang juga menorehkan simbol swastika di dinding Eagle Rock Brewery Public House di Los Angeles. ‘’Meski hal itu bukan hal baru bagi kami, namun suhu politik dewasa ini membuat kami sangat sensitif,’’ tutur Ting Su, pemilik restoran Eagle Rock.

Meningkatnya kejahatan diwarnai kebencian didokumentasikan sejumlah grup, seperti Southern Poverty Law Center, yang memantau kelompok-kelompok dan sejumlah kasus kejahatan. Termasuk pula perlakuan jajaran kepolisian New York, NYPD, yang dituduh berlaku diskriminatif, terutama bagi warga minoritas New York.

.

Recent Posts

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 days ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

7 days ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

2 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

4 weeks ago