Seorang WNI bernama Siti Aisyah ditangkap Kepolisian Diraja Malaysia karena diduga menjadi salah satu pelaku pembunuhan Kim Jong Nam. Polri mengatakan informasi mengenai latar belakang Siti Aisyah telah diminta pihak Malaysia ke KBRI yang ada di Kuala Lumpur.
Namun informasi terkait aktivitas Siti Aisyah sebelum dan saat berada di Malaysia masih harus dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri. “Hal tersebut masih di cek dan dikonfirmasi sama KBRI Malaysia dan Kemenlu,” ujar Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto dalam pesan singkat, Jumat (17/2).
Polisi sendiri telah mengantongi identitas serta tempat Siti Aisyah pernah tinggal, yakni di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Penyelidikan pun akan dilakukan setelah KBRI serta Kemenlu berhasil mengkonfirmasi apakah Siti Aisyah yang dimaksud benar-benar terlibat kasus kejahatan serius. “Kami masih menunggu hasil konfirmasi tersebut,” kata Rikwanto.
Siti Aisyah telah diamankan Polisi Diraja Malaysia dan saat ini tengah diperiksa intensif. Saking ketatnya pengamanan terhadap wanita 25 tahun tersebut, pihak KBRI Kuala Lumpur belum diperbolehkan untuk bertemu Siti. Mereka hanya diperlihatkan foto saat pemeriksaan.Sosok Siti Aisyah dengan latar belakang lulusan SD dan pernah menjadi asisten rumah tangga memang meragukan, kalau dia seorang intel. Media China menyebut Siti Aisyah dibayar 100 dolar AS oleh seorang pria Korea Utara.
Dan praktik itu dilakukan di Kuala Lumpur International Airport pada Senin (13/2) pagi. Namun ternyata pria yang menjadi korban itu adalah Kim Jong Nam, salah satu orang paling dicari pihak Korut. Dalam perjalanan ke rumah sakit, Jong Nam meninggal dunia.
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…