Mexico sediakan dana $ 50 juta bantu imigrannya di AS

Lima puluh konsulat jenderal Mexico di AS meluncurkan program bantuan bagi warga Mexico yang akan dideportasi Pemerintah Donald Trump.

Truthfeed mengabarkan Senin (6/3/201), program bantuan yang diluncurkan akhir pekan lalu itu, bekerjasama dengan sejumlah organisasi nirlaba dan pengacara AS. Ke-50 konsulat jenderal Mexico berhasil menghimpun dana sebesar $ 50 juta untuk program bantuan tersebut.

 

Konsul Jenderal Miami, Jose Antonio Zabalgoitia menjelaskan akhir pekan lalu, ‘’Pusat-pusat bantuan itu merupakan hak-hak bantuan yang diperlukan bagi migran Mexico,’’ katanya. Menurut Zabalgoitia, sebelumnya program seperti itu tidak dibutuhkan bagi warga yang butuh bantuan hukum. ‘’Tapi sekarang, program itu kita butuhkan untuk melindungi mereka dari upaya deportasi AS,’’ ujarnya melanjutkan. ‘’Kini kita prioritaskan persoalan hukum dan legal dibandingkan masalah lainnya,’’ sambung Jose Antonio Zabalgoitia.

Konsulat Jenderal Mexico di AS menjalin kerjasama dengan sekolah dan fakultas hukum di AS. Juga kantor klinik hukum dan kelompok non-profit yang berperan membela kaum imiran. Pusat-pusat bantuan itu dikelola oleh sejumlah pengacara dan ahli hukum warga Mexico yang akan mengirim kasus-kasus imgrasi ke sekolah-sekoah dan fakultas hukum lainnya. Mereka juga menghubungi kantor-kantor pengacara yang berniat membantu secara sukarela.

 

Menteri luar negeri Mexico Luis Videgaray yang berkunjung ke Konsulat Jenderal Mexico di New York, Jumat pekan lalu menyebut upaya ini merupakan kewajiban moral yang tak dapat ditawar lagi. ‘’Sesuatu yang akan tetap kita lakukan, karena menjadi kewajiban dan keyakinan kami,’’ kata Menlu Videgaray.

Dari 11 juta pendatang tanpa dokumen yang akan disapu Pemerintahan Trump, hampir 80% di antaranya adalah warga Mexico. Sisanya, berasal dari warga Afrika, China, Asia dan lainnya. Pendatang Indonesia termasuk dalam 2 persen imigran asing di AS.

.

Recent Posts

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

6 days ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

1 week ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

2 weeks ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

1 month ago