Untuk pertama kalinya Presiden Donald Trump menyambut masyarakat umum yang berkunjung ke Gedung Putih, Selasa (7/3/2017).
Associated Press mengabarkan, sejak dilantik menjadi Presiden AS ke-45, baru pertama kali ini berhadapan langsung dengan warga AS. Mereka yang menjadi tamu Gedung Putih itu, adalah para siswa kelas 5 dari SD Briarwood Christian School, Birmingham, Alabama.
Sambil membentangkan tangannya lebar-lebar, Donald Trump tiba-tiba muncul dari balik teralis pembatas ruang eksklusif. Para pengunjung – termasuk beberapa warga dewasa – yang memenuhi ruang East Wing di Gedung Putih, tampak terkejut melihat presidennya muncul dengan ramah. Trump kemudian memanggil salah seorang murid SD dan merangkulnya. ‘’Wah Jack kamu terkenal nih!’’ teriak teman-temannya pada Jack Cornish, bocah 10 tahun dari Birmingham itu. Foto Hillary Clinton, bekas ibu negara, berukuran raksasa terlihat di latar belakang adegan itu.
Gedung Putih menutup pintu kunjungan wisata warga biasa, setelah pelantikan Presiden Donald Trump, 17 Januari lalu. Dan baru kali ini kunjungan wisata itu dibuka kembali. Presiden Bill Clinton dan Hillary membuka Gedung Putih bagi warga biasa sehari setelah pindah ke Gedung Putih pada Januari 1993. Waktu itu, Clinton mengundang 1000 pemenang undian wisata Gedung Putih. Selama pemerintahan Presiden Barrack Obama, kantor Gedung Putih kebanjiran 3 juta turis biasa.
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…