Sebuah laptop milik pengawal Presiden Donald Trump digasak pencuri dari sebuah mobil milik pengawal kepresidenan di Kecamatan Brooklyn, New York.
The Guardian melaporkan, berita kehilangan itu diungkap satuan pengawal kepresidenan AS, Jumat (17/3/2017), tanpa memberikan rincian lebih jauh. Sebuah sumber yang didapat stasiun televisi ABC News, mengungkapkan laptop yang hilang itu berisi data penting.
Antara lain, denah dan rancang bangun tiap-tiap lantai Gedung Trump Tower di Manhattan, New York. Juga hasil investigasi yang sangat detil, tentang penggunaan email pribadi Hillary Clinton, dan informasi keamanan lainnya. Sedangkan CBS News mengabarkan, dokumen penting tentang Paus Franciscus juga tersimpan di dalam laptop yang dicuri itu.
Sementara itu The New York Daily News mengungkapkan, pihak keamaman New York tengah mencari laptop yang dicuri pada Kamis malam (16/3/2017) dari mobil pengawal kepresidenan yang diparkir di Brooklyn, New York itu. ‘’Beberapa benda lain yang dicuri, termasuk koin dan tas hitam dengan lambang pengawal kepresidenan berhasil ditemukan,’’ tulis harian itu.
Kepada para penyidik, jajaran pengawal kepresidenan mengaku dalam laptop itu tidak ada data tentang Gedung Putih dan pemimpin negara asing. ‘’Tapi data yang ada di laptop itu sangat sensitif,’’ tulis The Daily News.
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…