Lagu anti PM Inggris ‘Liar Liar’ duduki peringkat atas

Sebuah lagu protes yang menuduh Theresa May berbohong dan mengolok pemimpin Inggris itu menduduki peringkat teratas dalam tangga lagu Amazon.

The Guardian memberitakan Rabu (31/5/2017), lagu campuran reggae ‘Liar Liar’ yang dibawakan kelompok band Captain Ska menjadi lagu paling banyak diunduh di Inggris. Selain menempati urutan teratas Amazon, lagu yang baru diedarkan akhir pekan lalu itu, menduduki peringkat teratas iTunes Inggris. Padahal, lagu ‘Liar Liar’ tersebut tidak disiarkan sejumlah stasiun radio Inggris, karena dianggap melanggar peraturan yang berlaku.

 

‘Liar Liar’ yang berhasil menempati urutan ke-7 dalam tangga lagu top itu diperkirakan bakal naik ke tangga lebih tinggi selama akhir pekan ini. Juru kampanye Parlemen Inggris berniat menggelar protes di luar kantor berita Inggris BBC pada Jumat besok, selama acara tangga lagu ‘Radio 1’ dan menuntut ‘Liar Liar’ diputar.

Lagu itu terdiri dari potongan pidato PM Theresa May yang diimbuhi kata-kata ‘’Dia bohong. Bohong. Bohong. Kamu tidak bisa dipercaya. No. No. No. ‘’ Dalam video klipnya, tampak Theresa May bergandengan tangan dengan Donald Trump dan ketawa-ketawa di dalam gedung Parlemen Inggris. Meski begitu, lagu tersebut tidak secara eksplisit mendukung Partai Buruh, lawan Partai Konservativ yang mendukung Theresa May. Tapi, di akhir video klip dibubuhi keterangan berbunyi: ‘On 8 June, Tories Out! Maksudnya, pada 8 Juni nanti, Tories, sebutan bagi kelompok pendukung Konservatif di Parlemen, bakal ditendang!

 

Jake Painter, produser sekaligus penulis lagu dan pendiri Captain Ska merasa terkejut dan bangga atas keberhasilan lagu ‘Liar Liar’. ‘’Saya begitu senang pesan musik saya bergema di seluruh Inggris,’’ kata Jake Painter. ‘’Saya hanya ingin Tories keluar dari gedung Parlemen,’’ sambung Jake Painter yang telah berkiprah di dunia musik selama 15 tahun.

Kelompok Captain Ska direncanakan manggung di London, Rabu Pekan depan pada tanggal 7 Juni, menjelang pemilihan umum Inggris. Seluruh hasil penjualan lagu hingga pemilu 8 Juni, akan disumbangkan pada bank-bank makanan dan Kampanye Anti-Penghematan Rakyat Inggris.

.

Recent Posts

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

4 hours ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

2 days ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

5 days ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

3 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

4 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 months ago