110609-N-QL471-127 CARTAGENA, Spain (June 9, 2011) The aircraft carrier USS George H.W. Bush (CVN 77) departs Cartagena, Spain, after completing its second liberty port visit. George H.W. Bush is supporting maritime security operations and theater security cooperation efforts in the U.S. 6th Fleet area of responsibility. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Billy Ho/Released)
AS mengirimkan tiga pesawat pengintai dan sebuah kapal induk ke Israel setelah mendengar kabar Presiden Suriah Bashar al-Assad hendak melancarkan serangan senjata kimia. Newsweek mengabarkan Rabu (28/6/2017), pesawat pengintai yang dikirim Pentagon itu adalah pesawat tempur jenis RC-135U, lalu pesawat RC-135 V Rivet Joint dan P-8 Poseidon. Ketiga pesawat yang terbang di dekat kawasan Lebanon dan Suriah itu, memiliki kemampuan mengumpulkan data intelijen.
Pesawat-pesawat canggih itu tampak terlihat dari Pangkalan Milliter Suriah Shayrat, yang pernah dibom AS Mei lalu, setelah Suriah melancarkan serangan gas Sarin ke penduduk sipil. Waktu itu, Presiden Bashar al-Assad dikabarkan meninjau para serdadu yang luka-luka akibat bom AS, menumpang pesawat Rusia. Menteri Pertahanan AS James Mattis memuji bahwa serangan serupa itu tidak terjadi lagi. ‘’Tampaknya Suriah dan Rusia menanggapi hal itu secara serius, sehingga mereka tidak melakukan serangan itu lagi,’’ tutur Menhan James Mattis.
Selain mengirimkan pesawat pengintai, Pentagon juga mengirimkan kapal induk USS George HW Bush ke Israel. Kapal induk raksasa yang membawa 5.700 personil militer dan sekitar 50 pesawat terbang itu, dijadualkan akan menghabiskan waktunya selama akhir pekan untuk memperingati Hari Kemerdekaan AS 4 Juli 2017 di Israel. Kapal Iduk USS George HW Bush pernah digunakan untuk membantu serangan militer terhadap kelompok militan ISIS di Suriah dan Irak. Sampai kini Washington masih mendukung kelompok militan lokal Kurdi di Raqqa.
AS melakukan serangan terhadap militer pro pemerintah Suriah dua kali, setelah kelompok gerilyawan yang didukung AS dibom pihak Suriah. AS kemudian menembak jatuh jet tempur Suriah karena terbang dekat dengan Raqqa. Insiden ini tak urung meningkatkan ketegangan antara Rusia dan AS, sehingga Moscow mengancam akan menjadikan pesawat-pesawat AS sebagai sasaran tembak di udara.
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…