Kedutaan Besar China di Berlin memperingatkan warganya agar menghormati peraturan negara yang dikunjungi, setelah dua wisatawan China ditangkap karena memberi hormat ala Nazi di gedung parlemen Reichtag, Berlin.
CNN mengabarkan Senin (7/8/2017), kedua turis China itu mengaku, mereka melakukan sikap memberi hormat itu tidak ada maksud lain, kecuali hanya bercanda. Namun alasan itu tidak diterima kepolisian Berlin, dan kedua turis itu dikenai denda masing-masing 500 Euro. Keduanya telah meninggalkan Jerman, Ahad kemarin.
Kedubes China menyarankan agar para wisatawan yang bepergian ke luar negeri, diminta menghormati hukum setempat dan tetap waspada dengan hal itu. ‘’Agar citra Republik Rakyat China tidak buruk gara-gara ulah buruk itu,’’ bunyi pernyataan resmi Zhou Anping, Kepala Konsuler Kedubes China, Beijing. ‘’Wisatawan tidak akan merasa aman bila tidak menghormati hukum setempat. Juga kebudayaan dan kebiasaan warga setempat. Hindari kata-kata yang dapat merusak citra wisatawan China,’’ sambung Zhou Anping.
Pemerintah Jerman menerapkan larangan bagi siapapun agar tidak menggunakan simbol-simbol Nazi, di depan umum. Termasuk memberi hormat, mengenakan seragam atau mengenakan bendera Nazi dan atribut lainnya.
SaveSave
SaveSave
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…
Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…
On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…
On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…
Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…