Big Ben Berhenti Berdentang hingga 2021

Big Ben, lonceng raksasa di London akan berhenti berdentang selama empat tahun, mulai 21 Agustus 2017 mendatang.

NPR News mengabarkan Senin (14/8/2017), kegiatan genta raksasa yang berbunyi tiap jam itu, dihentikan bersamaan dengan perbaikan menara Elizabeth Tower yang menjulang di atas Istana Westminster, tempat parlemen Inggris. Sementara itu, baungn parlemen juga akan direstorasi mulai awal tahun 2020 mendatang.

Selain itu, dihentikannya aktivitas Big Ben membantu pendengaran para pekerja yang terlibat dalam proyek restorasi itu. Sebab dikhawatirkan, bunyi lonceng yang cukup keras dan berlangsung tiap jam bakal membuat pekerja terganggu pendengarannya alias tuli. Steve Jaggs, penjaga Great Lock, mengungkapkan penghentian Big Ben menjadi langkah penting bagi proyek konservasi yang dinilai cukup krusial itu.

‘’Kalian akan kami undang untuk mendengar bunyi Big Ben yang terakhir kalinya, Senin pekan depan,’’ kata Steve Jaggs. Meski demikian, Big Ben tetap dibunyikan di acara-acara khusus seperti Malam Tahun Baru dan ‘Remembrance Sunday 2017’ atau upacara penghormatan bagi para pahlawan Inggris yang digelar pada 12 November 2017 nanti.

The Great Bell atau Big Ben dibunyikan hampir setiap jam sejak 157 tahun. Lonceng raksasa seberat 13,7 ton itu pernah diberhentikan kegiatannya untuk renovasi dan perbaikan pada tahun 2007, dan 1983 hingga 1985, dan pada 1976. Big Ben yang merupakan genta tunggal dibuat tahun 1850, dan dikelilingi sejumlah bel kecil yang berbunyi setiap 15 menit.

The Great Clock memiliki mekanisme yang diciptakan di zaman Victoria, yang mampu menghidupkan sejumlah bel kecil di sekelilingnya. Mekanisme genta itu dan empat piringan jam dinding juga akan direnovasi dan dibersihkan. Agar penduduk London masih tetap memantau waktu, salah satu piringan jam di atas Menara Elizabeth tetap berfungsi menggunakan bantuan listrik, selama tiga piringan menggunakan mekanisme tradisional akan diperbaiki dan dibersihkan.

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

3 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

4 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago