Categories: Uncategorized

Transgender dilarang jadi tentara AS

Departemen Pertahanan AS, Pentagon dilarang menerima calon prajurit transgender, dan menteri pertahanan AS diberi kekuasaan penuh untuk memecat prajurit transgender yang terlanjur jadi tentara AS. The Guardian mengabarkan, larangan itu diterapkan berdasar memo Gedung Putih, Kamis (24/8/2017).

Dalam memo sepanjang 2,5 halaman itu, Presiden Trump memerintahkan agar Pentagon menerapkan larangan itu dalam jangka waktu enam bulan ke depan. ‘’Menteri Pertahanan James Mattis diberi wewenang untuk menentukansiapa saja yang dipecat berdasar kemampuannya di medan perang atau dalam kehidupan sehari-hari di kapal perang,’’ tulis kantor berita Reuters. Pentagon juga diperintahkan untuk menghentikan asuransi kesehatan bagi transgender yang hendak mengubah jenis kelamin.

Rekrutmen calon prajurit transgender dibekukan sejak Juni lalu. Presiden Donald Trump juga memerintahkan jajaran perwira tinggi militer untuk tidak menerima para transgender. ‘’Militer AS tidak dapat menerima atau mengizinkan transgender menjalankan tugas dalam kapasitas apapun,’’ kata Trump.

Studi Rand Corporation di bawah supervisi kementerian pertahanan AS tahun 2016 menunjukkan, sekitar 1.300 hingga 6.600 tentara transgender telah bertugas di departemen pertahanan AS. Hanya belasan orang yang menjalani operasi pergantian jenis kelamin. Studi itu juga membuktikan bahwa tunjangan kesehatan para transgender hanya menghabiskan $ 2,4 juta hingga $ 4,8 juta pada 2014 lalu. Dibandingkan anggaran pertahanan Pentagon sebesar $ 6,27 miliar, jumlah itu tergolong sedikit.

‘’Semua orang terpukul. Semua orang takut,’’ kata Rudy Akbarian, tentara dan transgender lelaki berusia 26 tahun. ‘’Banyak di antara kami yang saat mendaftar berusia 20 tahun, tapi kini harus keluar dari satuan, padahal belum waktunya pensiun. Mereka juga manusia bukan?’’ kata Rudy Akbarian.

.

Recent Posts

Nonton World Cup di Philly? Pulangnya Gratis Naik SEPTA

Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…

1 day ago

Mengenang James F. Sundah, Sang Penulis “Lilin-Lilin Kecil” yang Menyalakan Harapan Generasi

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Kabar wafatnya James F. Sundah pada…

5 days ago

Keluarga Imigran di Tengah Pemotongan SNAP

Bagi banyak keluarga imigran dan pekerja berpenghasilan rendah di Amerika Serikat, kartu SNAP bukan sekadar…

5 days ago

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

1 week ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

2 weeks ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

2 weeks ago