Lima ribu tentara AS diungsikan dari kawasan Florida

Lima ribu personil militer dari Markas Angkatan Laut AS di Florida siap-siap diungsikan menjelang serangan Badai Irma yang diperkirakan melanda kawasan itu Rabu (6/9/2017).

CNN melaporkan, Badai Irma yang tengah berada di Kepulauan Karibia, mengancam Puerto Rico dan Virgin Islands. ‘’Badai Irma merupakan angin puyuh terkuat Kategori 3 di Lautan Atlantik,’’ bunyi peringatan Pusat Badai Nasional AS. Sementara itu, pihak militer AS memperkirakan Irma akan menimpa kawasan AS dan diperkirakan akan menghantam Florida akhir pekan nanti.

Lebih dari 5 ribu personil tentara dan pegawai sipil, serta kontraktor dan keluarganya diminta meninggalkan basis militer di Stasiun Satuan Udara Angkatan Laut Key West. Hanya sekitar 50 hingga 60 orang personil saja yang diminta untuk menjaga instalasi militer tersebut. ‘’Komandan AL Kawasan Tenggara AS memerintahkan evakuasi bagi para personil militer dan keluarganya sejauh 300 mil dari Atlanta, Georgia,’’ kata Bill Dougherty, jurubicara Angkatan Laut AS.

Sementara itu, beberapa kapal selam telah dievakuasi meninggalkan Basis Kapal Selam di Kings Bay, Georgia. Satuan gabungan Guantanamo, akan memantau perkembangan Badai Irma dan mengambil langkah-langkah penting untuk menyelamatkan para tahanan. ‘’Sejumlah prosedur dan rencana telah disusun demi keselamatan 41 orang tahanan,’’ kata Mayor Ben Sakrisson, jurubicara Departemen Pertahanan AS Pentagon.

Kapal Induk USS Iwo Jima dan USS New York telah meninggalkan Mayport, Florida menuju Norfolk untuk mengangkut persediaan pangan dan obat-obatan menghadapi bencana alam kali ini. Sementara itu, Kapal Induk USS Kearsange dan USS Oak Hill yang memberikan bantuan bagi para korban Badai Harvey di Texas, tetap berada di Selatan Florida untuk beberapa hari.

Satuan Skuadron 53 Pemantau Cuaca di Basis Militer Angkatan Udara Mississippi, dijadualkan akan dikerahkan pula untuk membantu memantau Badai Irma. ‘’Angkatan Udara juga telah mengungsikan sejumlah pesawat jet tempur F-16 dari Basis Militer Udara di selatan Florida,’’ ujar Kolonel Patrick Ryder, jurubicara Angkatan Udara AS.

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago