Gambar Bocah Raksasa Hiasi Pagar Pembatas Mexico-AS

Sebuah foto bocah raksasa setinggi hampir 20 meter dipasang di atas pagar perbatasan AS-Mexico di Kota Tecate, California.

Associated Press mengabarkan Jumat (8/9/2017), foto bocah bernama Kikito itu dipasang oleh seorang artis Prancis berinisial JR. Selain di Tecate, artis Prancis itu juga memasang sejumlah gambar raksasa tentang pengungsi dan imigran, di tempat-tempat lain.

Kepada reporter, JR menyatakan ide potret itu muncul setelah ia bermimpi dan membayangkan seorang bocah menengok dinding pemisah antara Mexico dan AS. ‘’Setelah terbangun, saya bertanya-tanya: Apa yang dia pikirkan?’’ kata JR. ‘’Seperti halnya kita yang ingin tahu dampaknya? Apakah dinding pembatas itu mencerminkan sesuatu? Bagaimana pembatasan itu di mata seorang bocah. Saya tidak punya jawabnya,’’ kata JR.

Pemasangan foto raksasa tersebut bersamaan dengan tindakan Presiden Donald Trump untuk membatalkan Program DACA bagi imigran non-dokumen. JR mengaku tidak ingin proyeknya itu dikaitkan dengan berita tentang DACA tersebut. ‘’Foto bocah raksasa itu merupakan sebagian dari proyek instalasi berjudul Pulau Ellis dewasa ini,’’ katanya.

JR juga menyebut proyek Pulau Ellis itu membawanya dari pantai di Italia yang banyak kedatangan imigran Afrika ke gurun California. ‘’Sebagai seniman, saya merasa takjub dengan karya saya yang tampil di saat yang tepat dan butuh dialog,’’ kata JR yang pernah memasang foto berukuran raksasa di Rio de Janeiro selama Olimpiade, atau mendirikan kios foto raksasa dari Israel, Palestina dan AS.

Tembok pembatas sepanjang sekitar 1000 kilometer itu menjadi kanvas panjang bagi para artis di kedua sisinya. Selain menggambar kupu-kupu atau hiasan lain ada pula gambar bendera AS terbalik. Bahkan sejumlah musisi memainkan musik. Sebuah patung Kuda Troya raksasa juga pernah diparkir di dekat Kota Tijuana. Juga ada pertandingan bola voli dan pergelaran misa secara simultan di kedua sisinya.

.

Recent Posts

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

1 day ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

5 days ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

1 week ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

3 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

4 weeks ago