Pasangan Mark Zuckerberg Cari Pengasuh Anak dan Dibayar Tinggi

Keluarga Mark Zuckerberg, dikabarkan mencari seorang pengasuh anak yang mampu berbahasa Mandarin. Laman Shanghaist mengabarkan Jumat (15/9/2017), kabar burung itu tersiar luas di antara para pengguna WeChat asal China yang tinggal di Silicon Valley, AS.

 

Mereka mendapatkannya dari laman rekrutmen Indeed.com. Di situs itu disebutkan prasyarat pengasuh anak itu, misalnya punya pengalaman tiga tahun, bergelar sarjana, mencintai bocah dan pernah menjalani pelatihan medis.

Awalnya, lowongan pekerjaan itu tak banyak menarik perhatian. Namun setelah muncul kata-kata ‘’Harus mampu berbahasa China’’ maka para WeChat pun langsung menebak pasangan Mark Zuckerberg, CEO Facebook dan Priscilla Chan, istrinya.

Lebih-lebih, dalam persyaratan itu disebutkan, pengasuh bayi itu harus bersedia bekerja selama lima hari, mulai pukul 8 pagi hingga 21.00 malam, sebelum istirahat lima hari penuh. Untuk itu, peminatnya dijanjikan imbalan antara $ 110 ribu hingga $ 130 ribu. Siapa yang mampu membayar pengasuh bayi sebesar itu, jika bukan Mark Zuckerberg yang diperkirakan memiliki kekayaan sebesar $ 71 miliar. Apalagi, pengasuh itu untuk mengasuh putri keduanya August yang baru lahir bulan lalu, dan dikabarkan dikawal tak kurang dari 16 orang.

Selama ini, Mark Zuckerberg memang dikenal tergila-gila dengan bahasa dan budaya China. CEO Facebook berusia 33 tahun itu kerap menggunakan bahasa China di berbagai kesempatan. Pada tahun 2015, Mark pernah meminta Presiden China Xi Jinping untuk memberi nama putrinya yang belum lahir. Namun permintaan itu ditolak dengan halus oleh pemimpin China tersebut. Saat lahir, putri pertamanya yang diberi nama Max, juga diberi nama China Chen Mingyu.

.

Recent Posts

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

2 days ago

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

4 days ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

4 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

1 month ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

1 month ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

1 month ago