Categories: Diaspora

Warga Indonesia yang hilang di New York berhasil ditemukan

Seorang warga Indonesia dilaporkan hilang di New York oleh keluarganya, telah ditemukan. Dokter Andy Ariefputra dikabarkan ditemukan di Upstate, New York dan kini masih dirawat di rumah sakit. ”Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena belum ada izin dari pihak keluarga,” tulis salah seorang kerabatnya. ”Lagipula, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian NYPD,’ sambungnya. ”Terima kasih atas bantuan dan upaya yang dilakukan masyarakat Indonesia di AS. Atas nama Andy Ariefputra dan keluarga, kami mengucapkan banyak terima kasih,” bunyi pesan singkat yang dikirim Rabu sore (20/9/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Dokter Andy Ariefputra, yang tinggal di Kawasan Astoria, dengan alamat 34-68, 41st Street, Astoria, Apt # 2-A, New York dilaporkan hilang sejak Hari Ahad, 17 September 2017 lalu.

Belum ada kabar resmi dari Mariska Bambang, istrinya. Namun sebuah laporan lain menyatakan, pihak keluarganya sedang ditunggu kedatangannya dari Jakarta hari Selasa 19 September 2017 atau Rabu 20 September di New York.

Seorang kerabat dekatnya memberitahukan, ”Keluarga dr. Andy di New York tengah menunggu pesan dari Mariska Bambang, istrinya untuk memutuskan langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya,” tulisnya dalam berita singkat.

”Kasusnya telah ditangani pihak kepolisian NYPD, dan mereka tengah menunggu kemungkinan adanya perkembangan kasus tersebut,” lanjut pesan singkat tersebut. ”Sanak keluarga dan kerabat dekat serta sahabat dr. Andy Ariefputra tengah berkumpul untuk saling tukar pikiran,” bunyi pesan singkat tersebut.

Laporan kehilangan telah disampaikan ke pihak kepolisian NYPD, setelah dompet dan telepon genggamnya ditemukan di sebuah lokasi oleh seorang pejalan kaki, yang melaporkannya ke kantor polisi.

Dalam berita singkat itu disebutkan bahwa Andy Ariefputra adalah lulusan Fakulas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2007 yang tengah menjalani ujian persamaan untuk mendapatkan gelar dokter di AS pada Kaplan Medical Live Center, New York.

 

 

 

 

 

.

Recent Posts

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 days ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

6 days ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

2 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

2 weeks ago

Diaspora Indonesia Tewas Ditabrak Pengemudi yang Menerobos Lampu Merah

Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…

3 weeks ago