Banyaknya Korban Gempa Iran akibat Pemerintahan Ahmadinejad yang korup?

Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan rumah hunian yang hancur akibat gempa bumi Ahad lalu, karena kesalahan para pemborong dan pemerintah lama.

Kantor berita Reuters mengabarkan, hal itu diutarakan Hassan Rouhani Rabu (15/11/2017). ‘’Rumah-rumah yang dibangun pemerintah hancur lebur, sedangkan rumah yang dibangun kontraktor lokal tetap kokoh berdiri,’’ kata Presiden Rouhani di depan sidang kabinet. ‘’Jelas ada indikasi korupsi. Ada tanda-tanda korupsi dalam kontrak pembangunannya,’’ sambung Rouhani dengan nada tinggi.

Seperti diberitakan, gempa bumi yang melanda Kota Sarpol-e-Zahab, Iran mengakibatkan 530 orang tewas. Foto-foto yang beredar di linimasa menggambarkan rumah-rumah tampak utuh dan masih berdiri tegak, di samping rumah rakyat yang dibangun Pemerintah Iran. Pada tahun 2011 Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengeluarkan inisiatif untuk membangun perumahan rakyat, termasuk di Kota Sarpol-e-Zahab.

Dalam pidatonya Presiden Hassan Rouhani menekankan bahwa dalam waktu dekat para pembangun rumah rakyat akan dihukum. Mohammad Hossein Sadeghi, jaksa agung di Kermanshah, salah satu kota yang hancur, mengungkapkan bahwa mutu bangunan yang hancur akan segera diselidiki, dan pihaknya akan menyusun tuduhan bagi para pemborong akan dimintai pertanggung jawaban. ‘’Bila konstruksi bangunan terbukti bermasalah, maka pihak-pihak yang terlibat akan diinterogasi,’’ kata Hossein Sadeghi seperti dikutip Kantor Berita Pelajar Iran, ISNA.

 

‘’Perintah penahanan sejumlah pembangun dan kontraktor juga telah dikirimkan dan ditindak lanjuti. Termasuk di kota Islamabad-e-Grab yang cukup parah,’’ tutur Hesmatollah Falahatpisheh, seorang anggota parlemen Iran. Sementara itu, penduduk yang menjadi korban bencana mengeluh karena lambatnya bantuan dari pemerintah pusat. Mulai dari makanan, minuman, tenda-tenda penampungan hampir belum terkirim ke kawasan bencana.

.

Recent Posts

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 days ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

2 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

3 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

4 weeks ago