Arab Saudi Gelar Konser Penyanyi Wanita untuk Pertama Kalinya

Sebuah konser untuk pertama kalinya digelar seorang penyanyi perempuan di Kota Jeddah, Rabu lalu.

Harian Ashraq Al-Awsat melaporkan Jumat (1/12/2017), konser itu menampilkan Balqees Fathi, seorang penyanyi perempuan asal Uni Emirat Arab, UEA yang disaksikan lebih dari 3000 penonton perempuan. Konser perempuan yang pertama kali digelar itu diselenggarakan oleh Badan Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, GEA tersebut, merupakan bagian dari Hari Kemerdekaan UEA ke 46 dengan tema ‘Bersama Selamanya’.

Dalam konser bertema ‘Bersatu Selamanya’ itu, Balqees Fathi membawakan Lagu Kebangsaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang kemudian disusul dengan beberapa buah lagu. Seluruh penonton yang mayoritas kaum hawa begitu antusias dan bernyanyi bersama Balqees Fathi, yang tidak mengenakan kerudung atau hijab.

Konser yang berlangsung selama tiga jam itu diakhiri dengan lagu ’Panjang Umur Raja Salman, Oh Negara’. Dalam wawancaranya Balqees Fathi mengatakan, ‘’Hari ini merupakan hari bersejarah bagiku. Dari seluruh karir saya sebagai penyanyi saya tidak pernah melihat penonton yang sangat antusias dan bersedia berinteraksi dengan saya,’’ kata Balqees Fathi. ‘’Penampilan hari ini merupakan penampilan terbaik bagi saya,’’ lanjutnya.

 

Penyanyi Emirat itu tak lupa menegaskan bahwa semua itu dapat terselenggara berkat visi dan misi dari Pemerintah Arab Saudi dan Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman. ‘’Semuanya dimungkinkan di negara yang menyimpan kebudayaan yang sangat berharga ini,’’ kata Balqees Fathi. 

Sementara itu, Ghada Ghazzawi, pemilik GEA mengungkapkan bahwa pagelaran konser ini merupakan batu langkah baru yang dibutuhkan kaum perempuan.’’Sebuah langkah perubahan awal yang diperlukan masyarakat Arab Saudi,’’ kata Ghada Ghazzawi.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

5 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

7 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago