Kapal Induk HMS Queen Elizabeth Alami Kebocoran

Kapal Induk Inggris HMS Queen Elizabeth mengalami kebocoran cukup parah, walaupun kapal induk terbesar di dunia itu baru saja diserahkan Ratu Elizabeth ke Angkatan Laut Inggris, sebulan lalu.

The Telegraph mengabarkan Selasa (19/12/2017) kebocoran itu terjadi karena ada masalah cincin karet di salah satu poros baling-balingnya. Lantaran kebocoran cukup parah itu, menurut koran The Sun, Kapal HMS Queen Elizabeth kemasukan air laut sebanyak 200 liter per jam. ‘’Kerusakan telah diidentifikasi selama uji coba bulan lalu, dan kali ini baru dijadualkan untuk diperbaiki,’’ kata jurubicara Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Sejumlah galangan kapal dari seluruh Inggris ikut membangun kapal induk yang panjangnya 280 meter itu. Sebanyak 10 ribu buruh dan pekerja dikerahkan untuk membangun konstruksi kapal induk berbobot mati 65 ribu ton sebelum dipasang di Galangan Kapal Rosyth Fife. ‘’Perbaikan ini tidak menggunakan uang pajak Inggris,’’ kata Gavin Williamson seraya menegaskan bahwa seluruh biaya perbaikan berasal dari kontraktor pembangun kapal.

Kapal Induk HMS Queen Elizabeth merupakan kapal terbesar yang pernah dibangun Inggris. Kapal bernilai $ 4,15 miliar itu mampu membawa lebih dari 36 pesawat tempur jenis F35B Stealth. Kapal Induk tersebut terdiri dari 3 ribu ruangan, termasuk 471 kabin dan memiliki 1.600 tempat tidur.

Kapten Jerry Kyd, salah satu komandan HMS Queen Elizabeth menjelaskan kapal induk itu merupakan tonggak utama bagi Kerajaan Inggris. ‘’Membangun kapal induk tidak dilakukan oleh sebuah negara yang lemah. Hanya sedikit yang mampu membangun kapal induk seperti ini,’’ katanya. ‘’Perbaikan ini bakal rampung sebelum diluncurkan secara resmi pada 2018 mendatang,’’ lanjutnya.

 

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

3 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

4 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago