Raja Salman mengeluarkan dekrit kerajaan yang menyetujui pemberian dana sebesar 72 miliar Riyal, atau setara $ 19,2 miliar untuk mendorong pertumbuhan sektor swasta tahun depan.
Kantor berita Reuters mengabarkan Kamis (14/12/2017), langkah stimulasi ekonomi itu menyangkut berbagai bidang. Di antaranya pemberian pinjaman perumahan sebesar 21,3 miliar Riyal, lalu penyediaan dana 10 miliar Riyal untuk mendukung berbagai proyek, dan 1,5 miliar Riyals untuk mendukung perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan.
Sementara itu, Kerajaan Saudi juga menyediakan pusat dana sebesar 28 miliar Riyal untuk menciptakan investasi di bidang usaha kecil dan menengah. Pemerintah Saudi juga memberi bantuan 7 miliar Riyal bagi para pengusaha gurem atau lebih kecil lainnya. Tentu saja sejumlah proyek pembangunan tetap dilakukan. Di antaranya pembangunan infrastruktur broadband dan teknik konstruksi tinggi serta proyek lainnya. Tidak disebutkan secara rinci beberapa langkah paket stimulus ekonomi Saudi itu.
Kondisi ekonomi Arab Saudi mengalami hambatan awal tahun 2018 mendatang, seiring dengan penambahan pajak sebesar $ 5% pada Januari dan meningkatnya harga energi. Dengan tingkat pengangguran setinggi 12,8%, pemerintah Riyadh berupaya melindungi sektor swasta dari resesi. ‘’Paket stimulus ekonomi ini merupakan bagian dari rencana program privatisasi empat tahun, yang bernilai total 200 miliar Riyal,’’ tutur Fahad al-Sukait, salah satu penasehat kabinet di depan wartawan.
Sebanyak 40 miliar Riyal di antaranya dialokasikan tahun ini dalam bentuk penambahan pendanaan Pemerintah Saudi di bidang ekonomi. Antara lain dengan memberikan pinjaman di sejumlah sektor seperti perumahan. Dalam empat tahun ke depan, Pemerintah Riyadh akan menggelontorkan dana 72 miliar Riyal. ‘’25 milyar di antaranya akan diberikan selama tahun 2018,’’ kata Fahad al-Sukait. ‘’Sedangkan 88 milyar Riyal sisanya, masih disusun rencananya oleh para pejabat Saudi,’’ katanya menambahkan.
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…