Menteri Filipina Dipecat karena Sering ke Luar Negeri

Seorang menteri Filipina dipecat oleh Presiden Rodrigo Duterte, karena keseringan melakukan studi banding dan bepergian ke luar negeri.

Harian Filipina Inquirer.net mengabarkan Kamis (4/1/2018), pejabat yang dipecat itu adalah Marcial Al Amaro III yang menjabat sebagai Kepala Pengelola Industri Maritim Filipina. ‘’Presiden Duterte menghentikan seluruh kegiatan Al Amaro setelah menerima laporan detil dari Departemen Transportasi Filipina,’’ ujar Harry Roque, jurubicara kepresidenan kepada wartawan.

Laporan cukup detil itu, menyebutkan selama dua tahun terakhir, sejumlah pejabat Industri Maritim melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak 24 kali. Selama tahun 216 itu, Marcial Al Amaro melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak enam kali. Kemudian, selama tahun 2017, Marcial Al Amaro melakukan 18 kali perjalanan ke luar negeri. ‘’Karena itulah, Presiden Duterte memutuskan untuk memberhentikan dari jabatannya dan memerintahkan Departemen Transportasi untuk mengusut kasus ini,’’ tutur Harry Roque.

Jurubicara Kepresidenan Filipina itu, mengungkapkan bahwa kantor kepresidenan Filipina juga menerima pengaduan dari sejumlah pegawai di Badan Pengelola Industri Maritim sejak 22 Desember 2017 lalu.

Beberapa hari sebelum dipecat, Marcial Al Amaro memberi pernyataan pers yang menolak tuduhan tersebut. ‘’Tuduhan itu tidak benar dan tidak ada buktinya,’’ katanya kepada wartawan. Menurut Marcial Al Amaro, perjalanan dinas ke luar negeri itu ‘’Dilakukan sesuai dengan kewajibannya selaku administratur Otoritas Industri Maritim,’’  tulis Amaro dalam pernyataan resmi setebal enam halaman akhir pekan lalu. ‘’Ada yang menuduh, kami melakukan perjalanan sampah. Kita tidak punya waktu untuk berkeliling ke tempat-tempat yang kita singgahi,’’ sambungnya.

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

3 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

4 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago