Categories: Uncategorized

Buku Fire and Fury: ‘Semua Sebut Trump seperti anak kecil’

Buku baru berjudul ‘’Fire and Fury: Inside the Trump White House’’ yang ditulis Michael Wolff diperkirakan bakal meledak di pasaran. Dalam wawanacara dengan stasiun televisi NBC, Jumat (5/1/2018), Michael Wolff mengaku bahwa ia merekam seluruh wawancaranya dengan Donald Trump. ‘’Saya menyebutnya sebagai komandan tertinggi yang tidak kredibel dibandingkan siapa saja yang berjalan di bumi,’’ kata Wolff.

 

Menurutnya, semua orang yang ditemuinya menarik kesimpulan yang sama terhadap Trump. ‘’Semua menyebutnya seperti anak kecil,’’ tutur Wolff. ‘’Artinya, dia butuh agar segera dipuaskan. Semuanya tentang dirinya,’’ lanjut Wolff. Malahan, menurut Wolff, ‘’Seratus persen orang-orang di sekeliling Trump, baik itu pejabat senior, penasehat, anggota keluarga, setiap orang akan mempertanyakan apakah Trump cukup piawai dan cocok menjabat sebagai presiden,’’ kata Wolff.

Sementara itu dalam wawancaranya di Acara Today, NBC News, Michael Wolff mengaku bahwa sejumlah pembantu top Trump menyebut bosnya sebagai ‘Orang gila nan idiot’. ‘’Sebenarnya yang terjadi ada semacam kompetisi untuk menilai siapa orang itu. Sebab, perlu diingat bahwa Trump tidak membaca, juga tidak ingin mendengar siapapun. Dia seperti bola di permainan pinball, yang terlontar di kedua sisi,’’ kata Wolff.

Michael Wolff juga tak lupa mengungkapkan bahwa orang-orang di sekeliling Trump memperhatikan stamina pada mentalnya menurun. ‘’Dalam 25 atau 30 menit pertama, anda akan mendengar cerita yang sama diulang-ulang,’’ kata Wolff. ‘’Kemudian, anda akan mendengar tiga cerita yan sama setiap 10 menit,’’ tutur Wolff yang mewawancara Trump setelah dilantik jadi presiden, dan menghabiskan waktu tiga jam pada saat kampanye dan di Gedung Putih.

Menanggapi hal itu, Donald Trump menuliskan dalam akun Twitternya bahwa ia tidak pernah memberi izin kepada Wolff masuk ke Gedung Putih. ‘’Saya tidak pernah berbicara dengan dia tentang buku saya,’’ tulis Trump di akun Twitternya. Hal itu dibantah oleh Michael Wolff yang mempertaruhkan profesinya sebagai wartawan. ‘’Kredibilitas saya dipertanyakan oleh orang yang tidak layak sama sekali, dibanding setiap orang yang berjalan di atas bumi ini,’’ tutur Wolff.

 

.

Recent Posts

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

5 days ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

7 days ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

2 weeks ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 weeks ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

4 weeks ago