Wawancara Lengkap Mark Zuckerberg di CNN soal bobolnya jutaan akun Facebook

Facebook akan mengubah cara berbagi data dengan aplikasi pihak ketiga, setelah 50 juta data pribadi penggunanya di AS dipakai oleh perusahaan konsultan politik. The Guardian mengabarkan, hal itu diungkap Mark Zuckerberg di akun Facebooknya Rabu (21/3/2018). Sementara itu, Mark Zuckerberg memberikan keterangan resminya di CNN Rabu malam berikut ini:

 

‘’Kemungkinan penyalah gunaan data merupakan pelanggaran kepercayaan antara Facebook dengan mereka yang telah membagi data pribadinya pada kami. Dan kami seharusnya melindungi kepercayaan itu,’’ tulis Mark Zuckerberg. CEO Facebook yang kehilangan sekitar $ 5 miliar dari anjloknya saham linimasa itu, dijadualkan akan tampil di stasiun televisi CNN Rabu malam waktu AS.

Sedangkan Direktur Operasional Facebook, Sheryl Sandberg juga minta maaf. ‘’Kami mengerti, hal tersebut merupakan pelanggaran sebuah kepercayaan. Karena itu, kami sangat menyesalkan bahwa upaya kami melindungi kepercayaan itu, ternyata masih kurang dan tidak cukup,’’ tulis Sheryl Sandberg.

Kasus ini mencuat setelah David Carroll, seorang profesor AS menggugat Cambridge Analytica lewat pengadilan Inggris. Cambridge Analytica, perusahaan perangkat lunak ini menggunakan metode psykografik membujuk sekitar 50 juta pengguna Facebook cenderung memilih Donald Trump sebagai presiden dalam pilpres 2016. Caranya, antara lain dengan menempelkan aplikasi Cambridge Analytica di profil para pengguna Facebook, sehingga perilaku penggunanya dapat diamati dan dipengaruhi.

Penggunaan Cambridge Analytica baru terungkap setelah Jared Kushner, menantu Trump mengaku ke majalah Forbes setelah Trump menang pilpres 2016. ‘’Kemenangan itu tak terlepas dari upaya penggalangan dana digital. Kami juga melibatkan Cambridge Analytica, atas saran dari sejumlah teman di Sillicon Valley, yang menjadi para pemasar digital terbaik di dunia,’’ kata Jared Kushner kepada Forbes tahun 2016.

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

4 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 weeks ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 weeks ago