Pengakuan Pangeran Alwaleed bin Talal Selama Disekap di Hotel Ritz Carlton, Riyadh

Pangeran Alwaleed bin Talal mengaku tidak ditahan dan disiksa saat berada di Hotel Ritz Carlton, Riyadh, bersama 200 pangeran dalam operasi anti-Korupsi akhir tahun 2017 lalu.

‘’Saya tidak mau menggunakan kata ‘ditahan’ karena saya diundang oleh Raja Salman di istana dan diminta menginap di Hotel Ritz Carlton,’’ kata Alwaleed dalam wawancara dengan Stasiun Televisi Bloomberg Senin (19/3/2018). ‘’Saya melakukannya dengan penuh hormat dan martabat tinggi,’’ sambung Pangeran Alwaleed.

Dalam wawancara panjang itu, Alwaleed membantah laporan Wall Street Journal yang menyebut ia harus membayar $ 6 miliar agar bebas dari tahanan selama 83 hari di Hotel Ritz Carlton. ‘’BBC, CNBC, Wall Street, menyebarkan berita palsu, yang biasanya dilakukan media gurem,’’ kata Alwaleed. ‘’Saya juga tidak pernah disiksa seperti diberitakan selama ini,’’ ujarnya menambahkan.

Pangeran Alwaleed juga menolak menanda tangani kesepakatan dengan Pemerintah Saudi seperti dilakukan 200-an pangeran yang ditangkap dalam operasi anti-korupsi. ‘’Mereka mencapai kesepakatan, namun dalam kasus saya, berbeda jauh,’’ kata Alwaleed tanpa merinci lebih jauh. ‘’Sangat rahasia. Saya tidak bisa mengungkapkan. Tapi saya dan pihak kerajaan mencapai saling  pengertian,’’ sambungnya.

Pangeran Alwaleed bin Talal yang menurut Forbes memiliki kekayaan $ 17,1 miliar itu bersedia membantu reformasi yang dilakukan Putra Mahkota Muhammad bin Salman. ‘’Beliau keponakan saya yang memiliki misi dan pandangan ke depan, dan Raja Salman adalah paman saya,’’ katanya berkali-kali sambil menunjukkan fotonya bersama Pangeran Muhammad bin Salman dan Raja Salman.

 

.

Recent Posts

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 days ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

3 days ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

6 days ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

2 weeks ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 weeks ago