Categories: EntertainmentPolitics

Wanita Arab Saudi Boleh Kendarai Sepeda Motor

Kaum wanita Arab Saudi kini diizinkan mengendarai sepeda motor dan truk tanpa ditemani lelaki. The Washington Post mengabarkan, sepeda motor atau truk yang mereka kendarai tidak perlu menempelkan plat nomor khusus, atau ditemani pendamping lelaki. Hanya saja, kaum wanita Arab yang mengalami kecelakaan akan ditangani oleh polisi khusus wanita yang beranggotakan petugas perempuan.

Tentu saja, mereka diwajibkan melalui serangkaian tes mengemudi sepeda motor di sejumlah tempat latihan khusus. Seperti yang dilakukan Hanan Abdulrahman. Wanita berusia 31 tahun itu mengenakan jaket warna kuning, mengendarai sepeda motor Suzuki yang meliuk-liuk melintasi pembatas jalan berbentuk kerucut jingga itu. ‘’Teman-teman saya berpikir saya memang gila,’’ tutur Hanan yang menggemari olahraga ekstrim, termasuk mengendarai sepeda motor besar merk Harley Davidson itu.

Mereka adalah dua wanita dari sejumlah wanita Saudi yang menjalani kursus mengendarai sepeda motor selama beberapa bulan. Sedangkan bagi mereka yang telah mendapatkan surat izin mengemudi dari luar negeri, hanya menjalani latihan selama 6 jam. Kampus Princess Nourah University di Riyadh, merupakan salah satu dari lima tempat latihan mengendarai sepeda motor di Riyadh yang menawarkan praktek dan instruksi selama 20 jam. Ongkosnya cuma sekitar $ 700 atau hampir Rp 10 juta.

Sementara itu di Bikers Skills Institute, tercatat 70 wanita hendak mengikuti kursus mengendarai sepeda motor. Namun hanya tiga wanita yang muncul, dan sisanya tidak menampakkan diri, walaupun telah membayar uang kursus sekitar $ 400. ‘’Mungkin keluarga mereka tidak mengizinkan mereka naik motor,’’ tutur Elena Bukaryeva, instruktur di Bikers Skills Institute, istri Wael bin Huraib pemilik kursus Bikers Skills Institute. Izin mengendarai sepeda motor bagi wanita telah diterbitkan sejak September 2017, berdasar dekrit Raja Salman. Direktorat Jenderal Lalu Lintas Saudi kemudian mengeluarkan peraturan secara detil mengenai peraturan baru itu, termasuk mencabut larangan mengendarai sepeda motor bagi kaum wanita.

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 week ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

4 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

4 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago