Menteri Susi Pudjiastuti Dipuji Harian The New York Times

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menjadi perhatian media asing saat New York Times menerbitkan sebuah artikel berjudul “A ‘Little Bit of a Nut Case’ Who’s Taking On China” pada Jumat (8/6).

Artikel yang masuk dalam kanal sosok di Asia-Pasific pada laman itu, menceritakan sosok Susi sebagai menteri yang berani mengambil kebijakan tegas dengan menangkap dan menenggelamkan kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia, terutama dari China dan Asia Tenggara. Besarnya potensi kelautan Indonesia, membuat Susi tidak gentar untuk menyatakan perang kepada pencuri ikan yang memasuki teritorial perairan Indonesia.

New York Times menyebutkan bahwa sejak Susi menerapkan langkah tegas itu, setidaknya 10.000 kapal nelayan asing telah diusir dari perairan Indonesia. Kinerja perikanan nasional pun naik lebih dari dua kali lipat pada periode 2013 hingga 2017, menurut data pemerintah. Kendati langkah Susi dalam menenggelamkan kapal asing pencuri ikan sempat diprotes karena memakan biaya dan mencemaskan investor, namun kinerja itu membuat Susi menjadi salah satu menteri populer dan disukai dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Laman New York Times juga mengangkat sosok lain Susi sebagai pemilik perusahaan penerbangan Susi Air yang gemar meminum kopi dengan kepribadian yang tegas dan apa adanya. Penampilan Menteri KKP yang mengenakan kebaya rancangan desainer Anne Avantie dan berjalan anggun di atas panggung Indonesian Fashion Week, Maret 2018, juga diceritakan sebelum bagian akhir artikel itu. (antaranews.com)

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

5 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

7 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago