Categories: EconomyTechnology

Peter Gontha: Pengguna WA Sumbang Miliaran Rupiah

Oleh: Peter Gontha *

Halo Guys Citibankers. Sering saya baca dan lihat gambar good morning di group ini. Mari kita belajar keuangan sedikit. Pemakaian paket data 2 Gb seharga Rp.100.000 untuk 30 hari jadi 1 Gb/ gigabites = 1024 Mb/ Mega bytes. Artinya, kita beli 2 Gb seharga Rp.100.000; Rp.100.000 dibagi 2048 Mb = Rp.48,8/ Mb Terlihat Murah bukan?

Jika mengirim Video sebesar 7,1 Mb artinya Tetet Paula dlk telah mengeluarkan biaya sebesar 7,1 x Rp.48,8 = Rp.341,6 pikiran mulai berubah, ya nggak, Edwin ? Kalo uang kita yang terpotong Rp.341,6 setiap kali kirim video sih masih terasa enteng, iya kan ?

Sekarang mari kita berhitung ! Rata-rata setiap group WA sebanyak 30 members. Jika kita mengirim Video sebesar 7,1 Mb dibuka oleh 30 members, maka kita masing sudah berhasil menguras pulsa teman CB sebesar 7,1 x 30 x Rp.341,6 = Rp.72.760. Sekarang jumlah pelanggan data 1 operator mencapai 74 juta Jika pengguna WA 10% saja = 7,4 juta orang
Nah, hitung saja berapa pemasukan dari 1 operator saja 7,4 juta x Rp.72.760 = Rp.538,4 milyar.

Fantastis ! ini biaya yang diterima oleh provider paket data internet dalam setiap anda kirim video 7,1 Mb. Wooouu …kita berhasil mendukung perusahaan raksasa semakin kaya raya !!! meskipun uangnya dari teman-temanmu. Ironis gak sih???

Silakan sebarkan info ini, agar teman-teman kita hanya mengirim yg benar-benar bermanfaat dan tidak lagi kirim video yang mereka anggap lucu setiap hari, tetapi sebenarnya sangat merugikan si penerima. Mari kita lebih bijak. Hidup hemat dan tetap manfaat !!! “Kurangi pengiriman ucapan selamat pagi, siang, sore, malam dalam bentuk foto dan video.

(* Peter F. Gontha, Dutabesar dan berkuasa penuh Republik Indonesia di Polandia).

 

 

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

3 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

1 week ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

3 weeks ago